Thursday, December 24, 2009

Song of The Angels

Halleluyah, Christ is born!
Halleluyah, love has come!
To the ends of the earth their voices rang;
let us sing the song that the angels sang.

Heavenly choir filling the night with the sound of glory
as the song unfurls.
Born to redeem, Baby and King;
Angels tell the story to a weary world.

Comfort and joy, this baby boy, lying in a manger,
wrapped in heaven's wings.
Come and rejoice, let ev'ry voice fill the earth with praises.
All creations sings :

Halleluyah, Christ is born!
Halleluyah, love has come!
To the ends of the earth their voices rang;
let us sing the song that the angels sang.


Di atas adalah lirik lagu Song of The Angels.
Lagu yang semangat, yang bisa membantu kita bernyanyi memuji Allah kita!
Mari bersama bersukacita dan memuji Dia yang telah lahir untuk kita!!

Halleluyah!!

Merry Christmas, all... ^^

Maria tahukah kau?

Ini terjemahan lagu Mary did you know dalam bahasa Indonesia. Nikmatin liriknya, guyz ^^

Maria, tahukah kau bahwa bayimu 'kan jalan di atas air?
Maria, tahukah kau bahwa bayimu 'kan s'lamatkan manusia?
Tahukah kau bahwa bayimu 'kan baharuimu?
Bayi yang kau lahirkan akan membebaskanmu.
Maria, tahukah kau?

Maria, tahukah kau bahwa bayimu 'kan celikkan yang buta?
Maria, tahukah kau bahwa bayimu 'kan menenangkan badai?
Tahukah kau bahwa bayimu datang dari Surga?
Dan bila kau cium bayimu, kau cium wajah Allah?
Maria, tahukah kau?

Buta melihat, tuli mendengar, mati dibangkitkan!
Lumpuh berjalan, bisu bersorak, puji Anak Domba!

Maria, tahukah kau bahwa bayimu Dia pencipta semesta?
Maria, tahukah kau bahwa bayimu 'kan p'rintah s'gala bangsa?
Tahukah kau bahwa bayimu Anak Domba Allah?
Bayi di pelukanmu, Dialah Allah!
Maria, tahukah kau?

Tuesday, December 22, 2009

Kar'na terlalu miskin...

Teringat dengan khotbah KKR PO BiNus sabtu, 19 Desember yang lalu... 1 hal yang dibukakan ketika perenungan Firman ini, adalah sesuatu yang tidak pernah aku dengar hingga hari itu juga..

Berkaitan dengan cerita Kelahiran Sang Juruselamat.. sudah terlalu sering membaca ayat Firman yang bercerita bahwa Kristus dilahirkan di kandang yang hina, ditemani kambing dan domba, dibungkus dengan lampin, dan dibaringkan di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. (Lukas 2:7)

Selama ini aku dan mungkin kamu pernah mendengar, bahwa Maria melahirkan di kandang yang hina karena semua penginapan penuh dan tidak ada lagi tempat bagi Maria dan Yusuf.. Namun, pembicara (Pdt. Erick Sudharma) membukakan 1 yang lain.. Tidak ada tempat bagi Maria dan Yusuf di rumah penginapan karena mereka terlalu miskin untuk bisa menginap di rumah penginapan..

Waktu mendengar statemen tersebut, hati terasa tersayat... Kristus yang adalah Allah, yang begitu mulia, rela menjadi manusia di dunia yang bobrok, bahkan hidup di antara keluarga yang sangat miskin, yang terlalu miskin hingga tidak sanggup untuk membayar biaya sewa penginapan di rumah penginapan..

Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.


1 perenungan lagi.. akan betapa besarnya kasih Allah pada kita, hingga mau melakukan ini semua..

Ga kebayang betapa besarnya kasih-Nya. dan betapa bodohnya aku yang terlalu sering mengecewakan bahkan menyakiti hati Dia yang sangat mengasihi aku..

Respon yang seharusnya adalah juga mengasihi Dia, yang terlebih dulu mengasihi kita dengan kasih yang sempurna.
Takut menyakiti hati-Nya.. karena mengasihi Dia, yang terlebih dulu mengasihi kita dengan kasih yang sempurna.

Dan kar'na itu juga belajar taat di saat apapun yang terjadi.. walau di keadaan yang paling buruk sekalipun...

Mampukan aku ya, Tuhan..

Thursday, December 17, 2009

perpisahan


Kata perpisahan adalah kata yang cukup tidak aku senangi dan merupakan kata yang aku tidak sukai (mungkin kamu juga berpikir demikian.. :p)

Saat ini lagi akan berpisah... lagi.. lagi.. dan lagi...

Berpisah dengan anggota keluarga dan akan sulit untuk bisa bertemu lagi...
Sedih ketika akan sangat lama tidak bertemu dengan dd yang akan berangkat ke LN.

Sedih karena tidak tahu kapan lagi akan bertemu dengannya...
Terakhir... sekitar 2 bulan lebih yang lalu aku bertemu dengannya..

Ketika menemukan kenyataan pasti akan berpisah, rasanya sulit menerima. Ingin sekali bisa berkumpul kembali dengan keluarga...
Keinginan yang juga menjadi doaku pada-Nya. Pada Dia sajalah aku berharap..

Bagi yang masih bisa kumpul2 ma keluarga,gunakan waktu dengan baik..
Bersyukurlah jika saat ini masih bisa berkumpul dengan keluarga ^^

Friday, December 4, 2009

tinggal sertaku hari t'lah senja
g'lap makin turun, Tuhan tinggallah..
yang mau tolongku tiada ku temu
Maha Penolong tinggal sertaku...

Sunday, November 29, 2009

Mary did you know

1 lagu yang aku nikmatin hari ini.. Judulnya Mary did you know
Penulis lagu : Mark Lowry n Buddy Green

Liriknya bisa dilihat di sini

Waktu nyanyiin lagu ini, kalimat2 bagian akhir sungguh menyayat hati rasanya.. :p
Mary did you know that your baby boy is Lord of all creation?
Mary did you know that your baby boy will one day rule the nations?
Did you know that your baby boy is heaven's perfect Lamb?
This sleeping child you're holding is the great I am.

Siapa sih yang lahir ke dunia?
Pencipta alam semesta lho...
Waktu nyanyi bagian kalimat itu n'tah kenapa air mata keluar sendiri, merasa tidak tahan. Allah pencipta alam semesta mau tinggalin kemuliaan di sorga, datang ke dunia yang hina ini.. Untuk apa?
Untuk jadi "heaven's perfect Lamb"
Untuk jadi Anak Domba Allah. Untuk menjadi Anak Domba yang akan disembelih dan menjadi penebus manusia berdosa...

Sungguh tidak bisa terpikirkan alasan Allah mau datang ke dunia ini. tidak terpikirkan betapa besarnya kasih-Nya.

Satu yang menjadi apa yang paling aku syukuri.. ketika Tuhan rela mati bagiku.. juga bagimu. :)

Saturday, November 28, 2009

Aku ingin menjadi seperti ...?

Iseng bermain dengan social interview, ketika aku mendapatkan pertanyaan : jika aku bisa menjadi seorang yang superpower, aku mau seperti apa?
Secara spontan aku langsung teringat akan si Hiro di Heroes...
Pengen bisa jadi time traveler... Pengen bisa memperbaiki kesalahan di masa yang lalu.. Pengen bisa menghentikan waktu.. wih...
terlihat begitu menyenangkan.. :p
Namun ketika sekarang aku merenungkan sejenak... wah.. keinginan ini sungguh tidak sesuai dengan kehendak Tuhan... keinginan yang keliatan iseng namun cukup membuat aku berandai-andai..

Teringat lagi pertanyaan yang baru saja aku dapatkan di Persekutuan Sabtu tadi...
Aku ingin menjadi seperti apa?

Padahal baru tadi juga dibukain tentang menjadi murid Kristus.
Kayak gimana sih jadi murid?

Tadi pembicaranya memberikan 3 point tentang panggilan menjadi murid, yaitu panggilan untuk :
1. Bersekutu dengan Kristus
2. Menjadikan Kristus yang terutama
3. Hidup seperti Kristus

Aku ingin menjadi seperti apa/siapa?

Pertanyaan yang perlu direnungkan kembali... :)

In All Things Give Him Thanks

Ada satu lagu yang cukup aku nikmatin beberapa hari ini :
In All Things Give Him Thanks

And in all things, give Him thanks
And in all things, let your gratitude shine through
And in all things, give Him thanks
Cause He has given all things unto you

Tidak hanya ketika aku senang, maka aku seharusnya mengucap syukur
Tidak hanya ketika apa yang aku inginkan aku dapatkan, maka aku mengucap syukur

Ketika Tuhan berkata TIDAK, ketika yang terjadi tidak sesuai dengan kehendakku, ketika apa yang tidak baik yang aku inginkan tidak kudapatkan, seharusnya aku pun mengucap syukur

Mengucap syukur dalam segala hal, dalam segala keadaan, itulah yang Tuhan ingin aku lakukan.

In all things, i'll give Him thanks.

Monday, November 16, 2009

so why do i write this? don't know.. :p

[tulisan ga jelas... tidak baik untuk dibaca... :p]
[saran terbaik : tidak dibaca.. daripada pusing.. hahaha.. :p]

konflik pastinya akan terjadi jika ada satu hubungan.

jeleknya kondisi saat ini adalah, karena sudah terbiasa dengan dunia maya, maka tidak bisa menghadapi konflik.

beberapa minggu ini aku pun bingung mengapa begitu mudahnya aku akan menjadi sensitif..

sifat yang sangat aku tidak sukai!

akan hal-hal yang begitu kecil, dianggap begitu besar..

seperti anak kecil saja!

jikalau sifat seperti anak kecil ini harus timbul gara2 suatu hal yang sangat tidak pantas untuk menjadi penyebabnya, bukankah lebih baik tidak merisaukan ataupun tidak menanggapi hal yang tidak pantas itu?

bukankah dengan menghilangkan dan tidak memikirkan hal yang tidak pantas itu, sifat anak kecil itu akan menghilang?

lebih baik waktu untuk merisaukan hal kecil itu dipakai untuk tidur.. :p

menanggapi konflik dengan menghilangkan penyebab yang tidak pantas itu. salahkah? :p
apakah ini salah satu cara menghadapi konflik? atau menyerah pada konflik?
ga jelas... :p

tapi.. aku lebih suka akan cara ini.. :p
[phlegmatis kah? hahahah.. :p]

Thursday, November 5, 2009

sudahkah kuberdoa untuk gerejaku?

Satu hal lagi yang didapatkan ketika mengikuti persekutuan doa di gereja tadi malam, perenungan akan gereja.

Saat ini banyak sekali pemimpin-pemimpin gereja yang tidak lagi memberitakan kebenaran, hanya memberitakan apa yang suka didengar oleh pendengar (berkat, berkat, dan berkat saja...)
Akhirnya, kekristenan tidak lagi menerima pengajaran yang utuh.

Banyak tempat ibadah yang dulunya adalah gereja, namun sekarang menjadi sesuatu yang lain, entah itu dijadikan tempat ibadah agama lain, ataukah itu menjadi suatu cafe/tempat makan, entah itu menjadi kasino, ataukah itu sudah menjadi tempat pelacuran...

Kenyamanan membuat Kekristenan perlahan menjadi mati. Dan penderitaan justru membuat Kekristenan menjalar. Di tengah kenyamanan yang dirasakan, akhirnya banyak gereja yang ditutup, karena tidak ada lagi jemaat yang beribadah.

Aku berpikir.. apa yang akan terjadi pada gereja dimana aku berasal? di tengah situasi yang nyaman, apa yang akan terjadi di gereja asalku itu?
Aku tertegur ketika aku merenungkan 1 pertanyaan.. sudah berapa lama aku tidak berdoa untuk gereja asalku itu...?

Mungkin hal yang sama pada gereja2 yang ditutup itu, bisa juga terjadi pada gerejaku.
Tidak ada gereja yang sempurna, karna itu aku perlu tetap berdoa untuk pemimpin-pemimpin gereja yang ada di gerejaku.
Perselisihan antar pengurus, ataukah perselisihan antar majelis, ataukah perselisihan antar hamba Tuhan, ataukah perselisihan lainnya.. sering terjadi di suatu gereja.
Ajaran yang tidak utuh, karena kemalasan hamba Tuhan dalam mendalami kebenaran yang seharusnya dia ajarkan, itu pun berpengaruh kepada proses mematikan gereja.
Akhirnya.. karena kebobrokan yang dilihat, aku yang mengetahui kebobrokan itu bukannya memperbaiki, malah meninggalkan gereja itu. Ini pun adalah salah satu cara mematikan gereja itu.

Jika mau gereja bertumbuh, ya mau tidak mau harus berdoa. Karena manusia mustahil bisa mempertahankan agar gereja tetap ada, hanya Allah yang bisa melakukannya, hanya Dia yang bisa mengubah hati pengurus, majelis, ataupun hamba Tuhan yang ada di dalam gereja.

Karena itu aku harus mulai berdoa lagi untuk gereja asalku itu.
Aku harus tetap menangisi gereja itu, jika tidak lagi kebenaran yang utuh yang diberitakan, ataupun jika terlalu banyak konflik yang terjadi di dalamnya.
Berdoa memohon pertolongan dari Allah.

Demikian juga yang perlu dilakukan untuk PMK di kampusku...

Setia

Kemaren malam, di waktu persekutuan doa yang ada, sangat menikmati lirik dari 1 lagu, Setia, khususnya bait yang ke-2.

Isinya seperti ini :
Jangan takut 'kan kuasa iblis, ataupun serangan manusia
taatlah p'rintah Panglimamu, kehendakNya harus kau patuhlah.
Bagai dibakar dalam api, tiada takut ancaman raja,
m'reka sungguh gagah perkasa, sampai mati pun tetap setialah.

Setia, setia, nyatakanlah tekadmu,
setia, bekerja, setia bagi Rajamu,
setia, setia, jangan pandang manusia,
susah apapun, tetap sandarlah, Tuhan tahu setiamu.


Penulis lewat lagu ini berkata jangan takut pada kuasa iblis ataupun takut pada serangan manusia. Ketika merenungkan apa itu serangan manusia, itu bisa berbentuk pengacuhan, penghinaan, bahkan mungkin aniaya dari manusia karena mau setia pada Tuhan.

Jemaat awal mengalami yang namanya penganiayaan yang begitu besar-besaran, dan tidak hanya itu, bahkan juga mereka menerima penghinaan yang menyakitkan.
Para martir yang mau mempertahankan kesetiaan mereka telah menunjukkan teladan untuk mau menderita bagi Kristus.

Ketika aku merenungkan lagu ini, aku membandingkan pada apa yang menjadi beban bagiku untuk tetap setia melayani Dia, dan itu masih jauh dari apa yang pernah dirasakan para martir, dan terlebih lagi penderitaan yang pernah dirasakan Kristus sendiri.
Pengen belajar untuk tidak manja, tidak mundur hanya karena "derita kecil" yang dialami.

Tetap setia dengan tidak memandang manusia, tetapi memandang pada Sang Panglima, kepada Raja, yang juga Allah yang setia menjagaku.

Sunday, October 18, 2009

dibangunkan Allah??

hari ini, tepatnya pagi ini mengalami suatu yang agak aneh, but spesial juga.. :p

tadi malam cukup bersalah [berdosa].. karna tidur jam 12... fiuh...
biasa target paling maksimal tidur jam 10.. karna esok hari mo siapin tubuh yang tidak ngantuk2 ketika beribadah...

akhirnya, sebelum tidur (jam 12 malem) aku set dulu alarm, dari jam 5, 5.15, 5.30, 5.45, dan jam 6.00
takutnya kaga kebangun gitu...
dan karna speaker handphone rusak, dan alarm pasti ga akan bunyi, tapi hanya bergetar..
biasanya sih pasti bangun walo hanya getar...
jadi aku taruh itu hp di kursi, setauku klo getar di sana, suara getarnya lebih kedengeran agi.. yah begitulah yang aku lakukan..

kemudian tidur...
di dalam tidur aku bermimpi.. ga jelas mimpi apa.. pokoke mimpi kyk suatu petualangan dah.. hahaha... [aneh... _ _!] :p

lalu tiba-tiba terdengar suara piano, permainan jay chou, yang adalah suara alarmku.. dan aku pun tertarik dari dunia mimpi ke dunia nyata!!

ko hendra nelpon... [dah janji pegi bareng ko frengky, ko hendra, ci yanti...]
liat jam!! jam 07.00
waaaa... parah...
baru mau mengangkat telepon.. ko hendra dah matiin, jadi aku telpon balik, say sorry, and suruh pegi duluan..
lalu buru2 siap2 ke gereja.. bareng yang senasib.. yang ketiduran juga.. hahaha..
nyampe gereja telat 15 menit.. huhuuhuhuhu... T_T
tapi tetep nikmatin ibadah yang ada.. setiap lagu yang dinyanyikan, pesan dari paduan suara, kesaksian, dan tentunya ketika Firman Tuhan...
bersyukur masih bisa nikmatin ibadah hari ini.. ^^

yah.. back to masalah ketiduran tadi...
ketika terbangun, kaget melihat hp itu bersuara...
karna seperti yang aku sebutkan tadi.. speaker hp itu bermasalah dan sedang rusak..
lalu juga kaget.. kok alarmku tidak ada 1 pun yang ter-set???
apa karna 5 messages dan 4 miss call bisa buat itu alarm ke off sendiri????
kok bisa sih kaga bangun karena getaran?? padahal biasa bisa2 aja.. T_T
pertanyaan2 muncul sambil aku mandi, dalam perjalanan ke gereja..
ketika dalam perjalanan ke gereja, aku berpikir..

aku tidak dengar alarm, karna tidur malam.. salah sendiri ga mo tidur pagian...
jadinya kebablasan tidurnya.. dan telat untuk ke gereja.. [apa ini salah satu hukuman dari Tuhan?? hehehe.. aku berpikir seperti itu.. :p]
lalu hp yang tiba2 berbunyi lagi itu, karena Tuhan mau bangunkan aku.. sehingga aku masih berkesempatan untuk bisa beribadah... thx God.. ^^

keadilan dan kasih Allah dinyatakan.. hehehe..
aku jadi ditegur.. namun masih diberikan anugerah untuk bisa beribadah...
belajar untuk tidur awal untuk sabtu depan.. :(

satu keanehan yang aku cek sebelum aku menulis blog ini...
kenapa ya... suara ringtoneku kok jadi suara piano??
padahal kan lagi set lagu Hillsong [heart of worship]???
kok jadi lagu buat alarm yang kedengeran??? [padahal lagu itu berbunyi pas lagi dapat panggilan... bukan karena alarm sedang berbunyi...]
dan keanehan lagi.. kok hpku berbunyi??? kan hpku lagi diset silent.. hahaha... tapi aku sadar kok lagi ada lagu waktu tadi ditelpon.. hahaha...

aneh toh???

tidak aneh.. jika itu cara Tuhan untuk kasi aku anugerah untuk bisa beribadah hari ini... thanks God...
keanehan yang sulit untuk membuatku tidak tersenyum lebar pada Tuhan...

Dia membangunkanku dari tidur agar tetap bisa mempersembahkan ibadah hari ini.. ^^

terpujilah Allah, Tuhanku.. kiranya lewat apa yang aku sharingkan ini, Allah dipermuliakan!! to God be the glory.. =)

Wednesday, October 14, 2009

Amazing Love, Amazing Grace

2 minggu hingga 3 minggu ini tema-tema yang dibukakan di Persekutuan Jumat maupun di Persekutuan Sabtu, bahkan di PMKJ berkisar tentang dosa, keselamatan dan Kristologi.

sungguh bersyukur jika bisa semakin mengenal betapa mengerikannya dosa, dan betapa besarnya kasih Kristus, dan betapa besarnya anugerah yang Ia berikan.

aku sangat menikmati semakin mengenal siapa itu Yesus Kristus dan apa karya yang telah ia kerjakan.

Yesus adalah Allah 100% dan manusia 100%. ketika Ia yang adalah Allah mau berinkarnasi menjadi manusia, maka bukan berarti Allah minus beberapa unsur ke-Allahan, melainkan Allah plus semua unsur yang Ia ciptakan sendiri dengan mengambil rupa manusia pada diriNya.

apa sih inkarnasi?
Inkarnasi adalah tindakan besar dengan merendahkan diri dan merendahkan hati. Yesus Kristus adalah Allah yang penuh dengan kemuliaan, namun mau mengesampingkan kemuliaan-Nya.

seorang yang rela meninggalkan kenyamanan yang ia miliki, pergi kepada orang-orang yang tinggal dalam perkampungan yang kumuh, hanya untuk memberitakan Injil.. itu bisa dilakukan karena adanya kasih. dan ia meneladani Kristus, yang telah terlebih dahulu memberikan teladan tersebut.

betapa besar dan ajaibnya kasih Allah. itu yang aku nikmatin selama pemberitaan Firman, selama saat teduh, juga selama membuat TTS.
thanks God buat anugerah keselamatan yang diberikan bagi aku yang hina ini.
and thanks God buat kasih-Nya yang sangat sangat sangat besaaarrr...

belajar untuk tetap berjuang melakukan apa yang Ia kehendaki. dan tetep berjuang untuk berubah, di tengah banyaknya karakter yang buruk..

Friday, September 25, 2009

sie acara

Terkadang sulit untuk bisa menikmati waktu membuat tts (tema tujuan sasaran, not : teka teki silang.. hohoho..)

Mudah untuk bisa stress..
apa ya tema khusus yang cocok untuk tema umum ini?
bagaimana sih kondisi latar belakang jemaat??
apa ya tujuan yang paling cocok untuk jemaat??
lalu aku berani mau sampe sasaran apa??

Tapi.. cukup nikmatin waktu-waktu membuat tts..
tidak bisa sembarangan.. dan pastinya ada berkat yang bisa dinikmatin..

Dan ketika di saat-saat aku bisa nikmatin berkat rohani yang Allah limpahkan.. di sana aku mulai bisa belajar.. inilah anugerah yang Tuhan berikan bagi setiap sie acara..

Thanks God jikalau aku bisa jadi sie acara.
belajar untuk bersyukur setiap waktu kalo bisa dipercayain anugerah yang besar ini.

Sunday, August 30, 2009

True Worshipper [part 3]

Ciri penyembah yang benar : [sambungan dari postingan True Worshipper [part 2] ]

5/ Iman yang penuh keyakinan terhadap Allah

Penulis Ibrani menuliskan seperti ini :
Tanpa iman kita tidak bisa menyenangkan hati Tuhan.
Bagaimana iman dari salah satu penyembah yang benar, yang diceritakan Alkitab, yaitu Daud?

Mazmur 27:1
TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?


Pada ayat 1 ini kita dapat melihat bahwa Daud dengan tegas menunjukkan betapa besarnya Allah itu.
Sesungguhnya pertanyaan pada ayat di atas tidak perlu dijawab, karena jawaban telah ada di pertanyaan itu.
Kepada siapakah aku takut? TIDAK SATU PUN!

Jikalau saat ini kita ditanya, kepada siapakah atau kepada apakah kita takut? Jawaban kita pastinya bermacam-macam.
Namun apakah atau siapakah yang ditakutkan Daud? NOTHING! NO ONE!

Ini adalah iman yang hidup. Namun Daud belum selesai pada ayat 1 saja.. Daud berlanjut pada ayat 2 :
Ketika penjahat-penjahat menyerang aku untuk memakan dagingku, yakni semua lawanku dan musuhku, mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh.

Dan tidak selesai pada ayat 2 saja.. masih berlanjut hingga ayat yang ke-3 :
Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itupun aku tetap percaya.


IMAN YANG LUAR BIASA yang ditunjukkan oleh Daud!

Adakah kita iman seperti ini?
Mungkin kita berkata : "Oh Tuhan.. saya tidak memiliki iman sebesar itu....."

Sesungguhnya kita perlu berbahagia.. Karena intinya bukanlah pada BETAPA BESAR IMAN KITA, TETAPI pada : BETAPA BESAR ALLAH KITA!!

Iman kita bukan menceritakan betapa besarnya iman kita, tetapi menceritakan betapa besarnya Allah kita. Iman yang penuh keyakinan terhadap Allah. Inilah yang seharusnya dimiliki oleh penyembah yang benar.

6/ Kehidupan yang berdoa

Mazmur 27:4
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.


Satu hal yang diminta Daud : Diam dalam rumah Tuhan ...
Sesungguhnya Daud ketika memohon, ia juga sadar akan ketidaklayakannya untuk memohon pada Allah. Maka dengan penuh kerendahan hati, Daud berkata :

Mazmur 27:7
Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!


Apakah kita memiliki kehidupan yang berdoa? Sadarkah kita akan ketidaklayakan kita?


7/ The Voice of Song / Suara Puji-pujian

Kembali ke ayat 6 yang telah dibahas di postingan sebelumnya..
Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.


Dimanapun kita berada, pada situasi seperti apa pun, ketika kita menyembah Allah, maka Allah akan memberikan suara puji-pujian dalam hati kita.
Namun apa yang sedang terjadi saat ini? Banyak orang percaya yang tidak lagi memiliki suara puji-pujian dalam hati mereka, banyak orang telah sakit iman.
Mari jangan biarkan iblis mencuri suara puji-pujian dalam hati kita!

Inilah 7 ciri dari seorang penyembah yang benar. ^^
Kesimpulan dari semuanya : ketujuh ciri tersebut tidak hanya ditunjukkan pada hari minggu ketika beribadah di gereja, tetapi sesungguhnya IBADAH YANG SEBENARNYA adalah kita mencari Allah setiap harinya, menikmati kemurahan dan kemuliaan Allah setiap harinya [perhatikan yang di-bold pada ayat di bawah ini ^^].

Mazmur 27:4
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.


Kiranya kita pun semakin belajar untuk menjadi seorang penyembah yang benar.

Thanks buat teman2 yang sudah setia membaca dengan penuh kesabaran.
Kiranya postingan ini juga bisa memberkati teman2.
Gb.. :)

True Worshipper [part 2]

Ciri penyembah yang benar : [sambungan dari True Worshipper [part 1] ]

2/ Focus Mind [Pikiran yang terfokus pada Allah]

Kembali ke ayat 4 :
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.


Pada ayat ini, kita dapat melihat bahwa inti dari ibadah adalah : memiliki kehausan/keinginan untuk diam dan menikmati kemurahan, kemuliaan, dan keindahan Allah.

Sering kali yang terjadi ketika kita beribadah, ketika kita saat teduh, ataupun berdoa, pikiran kita tidak fokus pada Allah. Sebaliknya, pikiran kita melayang-layang kemana-mana. Tubuh berada di gereja, arah mata, kepala, pandangan menuju Pendeta yang sedang berkhotbah, tetapi jiwanya tidak hadir di sana, melainkan terbang memikirkan hal2 lain.

Bagaimana fokus Daud ketika beribadah?
"...yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. "

fokus pikiran Daud hanya tertuju pada Allah, tidak pada hal2 lainnya. Apakah ketika beribadah pikiran kita berfokus pada Allah? Atau pikiran kita melayang-layang? Atau fokus pikiran kita tidaklah pada Allah, melainkan pada diri sendiri?


3/ Kehendak untuk taat/patuh pada Allah

Mazmur 27:6
Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.


[perhatikan yang aku bold]
Daud berkata aku mau mempersembahkan korban.
Apakah persembahan korban adalah ide Daud?
Jika kita membaca dan mempelajari kitab-kitab PL, maka kita tahu bahwa persembahan korban bukanlah ide Daud, melainkan adalah perintah Allah.

Daud bisa saja berkata pada Tuhan :
"Tuhan, biarlah saya cukup dengan hati yang mencari Allah, menikmati kemurahan, kemuliaan Allah, tetapi bagian persembahan korban, yang sangat merepotkan, kotor [bermain dengan darah, bukan? :p] dan menjijikkan itu ditiadakan saja.."

Namun Daud tidak berkata dengan demikian. Daud berkata : "dalam bait-Mu, ya Allah, aku mau mempersembahkan korban.."
Daud taat pada perintah Allah.
Ini bukanlah inisiatif Daud, melainkan tindakan Daud untuk mematuhi Allah.

Lalu apakah perintah Allah kepada kita?
Tentu saja pada Alkitab begitu banyak dicatat perintah Allah pada kita. [Bacalah Alkitab ^^]
Alkitab juga menunjukkan kepada kita cara-cara ketika beribadah kepada Allah.
Pertanyaannya.. adakah kita memiliki kepatuhan seperti ini?
Penyembah yang benar mematuhi perintah Allah. Adakah kita patuh pada perintah Allah? Atau kita lebih menyukai keinginan daging kita?

4/ A joyful spirit [Roh yang penuh sukacita]

Masih di ayat 6...
Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.


[perhatikan kembali yang di-bold]
Bagaimana sikap hati Daud ketika mematuhi perintah Allah? Dengan sorak-sorai.

Sekali lagi.. Sesungguhnya Daud bisa aja berkata seperti ini :
"Tuhan.. aku akan lakukan perintah-Mu.. mempersembahkan korban.. tapi dengan terpaksa!"
I'll do it but i don't like it.

Namun apa yang dikatakan Daud?
aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai.
Daud mematuhi perintah Allah dengan penuh sukacita!!!

Apakah kita juga memiliki sikap hati seperti itu? Dengan penuh sukacitakah kita mematuhi perintah Allah? Atau dengan terpaksa?

Kiranya kita boleh belajar menjadi penyembah yang benar!
Posting akan bersambung ke post berikutnya ^^ [agar ga kepanjangan postnya.. ^^]

True Worshipper [part 1]

Hari ini sungguh bersyukur Tuhan boleh menolong aku untuk semakin ngerti apa dan bagaimana ciri seorang penyembah yang menyembah dalam roh dan kebenaran lewat hamba-Nya (Rev. Bruce H.L). Aku mau membagikannya juga buat teman2. ^^


Eksposisi Mazmur 27:1-8


2000 tahun yang lalu, terjadi percakapan antara Tuhan Yesus dengan seorang perempuan Samaria, yang tercatat di Injil Yohanes pasal yang ke-4.

Yohanes 4:23-24 berbunyi demikian :
4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."


Pada ayat di atas kita dapat menemukan Misi Allah, yaitu :
Allah mencari orang-orang yang bisa menjadi penyembah yang benar.
Karya keselamatan Kristus mengubah kita yang dahulunya adalah manusia berdosa, menjadi penyembah Allah.
Dan Allah menginginkan penyembah-penyembah yang benar [saat ini banyak penyembah yang palsu].
Salah satu penyembah yang benar, yang diceritakan dalam Alkitab adalah penulis Mazmur 27, yaitu Daud.
[Hari ini belajar dari Daud, penyembah Allah yang menyembah dalam roh dan kebenaran ^^]

Ciri penyembah yang benar :
1/ Yang pertama dan yang paling utama : A Seeking Heart [Hati yang mencari Allah]

Mazmur 27:4
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.

Pada ayat di atas, dapat dilihat bahwa Daud memiliki "desire" [keinginan hati] mencari Allah. Satu hal yang ia minta yaitu diam di rumah Tuhan...

Pada ayat 8 Daud mengingat kembali percakapannya dengan Allah dan Allah memerintah : "Carilah wajah-Ku."
Apa yang dimaksud dengan wajah di sini? Bukankah Allah itu Roh dan tidak memiliki tubuh fisik? Lalu bagaimana kita bisa mencari wajah Allah?
Tentu saja wajah yang dimaksud pada ayat ini bukanlah wajah secara fisik, namun melambangkan sesuatu. Apakah itu?
Mengambil suatu contoh seperti ini :
Ketika kita mengambil foto untuk dilekatkan pada KTP kita, bagian tubuh mana yang difoto? Tangan kita kah? Atau rambut kita sajakah?
Tentu ketika kita mengambil foto, yang diambil adalah wajah kita, bukan bagian tubuh lain yang bisa menunjukkan identitas kita, tetapi wajah.
Inilah maksud wajah di sini. Wajah melambangkan orang tersebut.
Dengan demikian sesungguhnya, Allah berkata : Carilah Aku.

Allah berkata : "Carilah Aku."
Apakah ini adalah hal yang biasa?
Mari kita berpikir lagi.. Apakah itu adalah hal yang biasa2 saja bagi kita?
Siapakah Allah?
Tentu kita tahu seberapa besar Allah kita itu : pencipta, alpha dan omega, ...
Begitu banyak deskripsi yang bisa kita sebutkan tentang Allah kita.
Tetapi di sini Ia berkata : "Carilah Aku."
Sesungguhnya ini adalah Anugerah yang sangat besar : Allah sendiri memberikan diri-Nya, agar kita bisa bersekutu dengan-Nya.
Allah yang demikian besar, namun mau memberikan diri-Nya untuk ditemui oleh kita yang begitu hina. Sungguh ini adalah anugerah yang sangat besar.
Sadarkah kita? ^^

Hal berikutnya yang perlu kita renungkan :
Allah berkata : Carilah wajah-Ku. Allah tidak berkata : Carilah tangan-Ku.
Namun saat ini apa yang terjadi?
Begitu banyak orang percaya yang hanya mencari tangan Tuhan : blessings dan blessings setiap saat. Menjadikan blessings lebih penting daripada pemberi blessings itu sendiri. Adakah kita juga seperti demikian?

Demikian ciri pertama dan utama yang seharusnya ada pada diri seorang penyembah yang benar : A seeking heart.

Adakah kita setiap pagi, ketika terbangun, memiliki keinginan/kerinduan untuk mencari Allah? Apakah kita setiap harinya memikirkan bagaimana cara agar kita bisa memiliki hubungan yang semakin dekat lagi dengan Tuhan ketika kita telah sadar bahwa persekutuan dengan Allah sesungguhnya adalah anugerah yang begitu besar?

Ciri2 selanjutnya akan dipostkan di post berikutnya. ^^

happy sunday ^^

Tadi malam tidur jam 1.. padahal hari ini adalah waktu untuk beribadah..
Biasanya sih tidur paling telat jam 11 klo hari sabtu...
Tetapi kemaren cukup bergumul juga.. Antara mo bantuin bikin TTS [Tema Tujuan Sasaran] ato tidur aja dengan alasan untuk memiliki tubuh fit buat beribadah [ga ngantuk]..
Namun karena merasa TTSnya cukup urgent untuk segera dibuat, jadina bantuin bikin TTS dulu dh.. [Walaupun sebenarnya aku masih bingung kemaren mana yang lebih urgent.. :p]

Sebelum tidur berdoa minta Tuhan tolong agar besoknya aku ga ngantuk waktu ibadah di gereja, dan memohon agar dapat tubuh fit. [Biasanya walau tidur jam 10, tetep aja masih agak ngantuk2 di gereja... T_T ]

Dan akhirnya tadi pagi waktu ibadah n pelayanan sore, ga ngantuk, tubuh tetep fit. hehehe.. Thanks God! ^^

Bersyukur untuk tubuh fit yang dianugerahkan Tuhan hari ini! ^^

Monday, August 24, 2009

Camp Sapulidi Tuhan

Sapulidi Tuhan : Saya Punya Lingkungan di dalam Tuhan

Sungguh bersyukur untuk pimpinan dan penyertaan Allah selama camp ini berlangsung (20 - 22 Agustus 2009).

Satu pernyataan yang aku lupa diucapkan oleh siapa... kira-kira intinya seperti ini..
Jikalau segala sesuatu yang kita kerjakan untuk Allah bisa berjalan lancar, maka perlu dipertanyakan apakah benar-benar yang kita kerjakan itu menghasilkan sesuatu yang tidak disukai iblis?
Jika iblis tidak ingin sesuatu yang bernilai kekal terjadi, maka apa yang kita lakukan itu akan sulit untuk berjalan lancar.

Itulah yang aku rasakan selama camp ini dipersiapkan maupun ketika camp ini dijalankan.

Begitu sulit menentukan tanggal dilangsungkannya camp ketika awal perencanaan.
Begitu sulitnya mendapatkan peserta yang mau ikut camp. (namun ini juga banyakan salah kita juga sih)
Dana masih kurang.. (tetap mengerjakan pencarian dana hingga saat ini, bagi yang mau membantu.. tolong kasi tau ya.. diterima dengan sangat senang hati.. hahaha.. ^^)
Banyak yang sakit selama acara camp ini berlangsung.
Begitu gampangnya terjadi kesal2an antar panitia karena kecapekan dan tekanan.
Begitu mudahnya peserta dan panitia untuk nggak konsen selama Firman Tuhan disampaikan.

Namun di tengah ketidaklancaran yang terjadi, aku bersyukur bisa menikmati kasih, pemeliharaan, penyertaan, belas kasihan Allah.

Di tengah hopeless akan jumlah peserta sebelum camp dimulai, aku bersyukur Tuhan tetap menegur dan menguatkan melalui ayat yang diberikan oleh orang yang dipakai-Nya, yaitu di Yesaya 30:15-16

Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan, kamu berkata: "Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas," maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.


Di tengah kegentaran bahwa peserta bakal pada ngantuk di hari ke 2 yang terdiri dari 3 sesi berurutan, Allah tetap berbelas kasih dan aku bersyukur banyak peserta yang mau berjuang melawan kantuknya.

Di tengah banyaknya peserta yang sakit, namun aku percaya bahwa Allah tetap menjaga setiap mereka. Kekuatan yang diberikan kepada setiap peserta dan panitia sungguh hanya adalah anugerah Tuhan.

Melalui camp ini aku bersyukur sekali lagi bisa mengalami pengalaman rohani bersama Tuhan di kepanitiaan.
Dan terus berharap dan berdoa agar komitmen yang telah diambil oleh setiap peserta dan panitia, bisa tetap dilakukan.

To God be the Glory.

Berhala

Apa itu berhala?

Aku mendapatkan pengertian berhala dari seorang pembicara. Ia berkata bahwa berhala adalah sesuatu yang dimana harga diri kita tergantung dari padanya, segala sesuatu yang lebih diutamakan, daripada Tuhan.

Ketika harga diri kita ditentukan oleh merek baju, tipe HP, ataupun barang2 fisik lainnya, maka itulah berhala kita.
Jika kita lebih mementingkan bermain FB, YM, twitter, dkk daripada berdoa ataupun bersaat teduh, maka itulah berhala kita.
Jika kita lebih mementingkan mengirim sms atau membalas sms dari pacar kita di pagi hari, bahkan melebihi pentingnya berdoa terlebih dulu dengan Tuhan, maka pacar kita itulah berhala kita.
Jika... Jika... Jika...
...

Begitu banyak contoh lainnya.
Intinya adalah ketika seseorang atau sesuatu itu telah lebih utama daripada Tuhan, maka itu adalah berhala kita.

Aku bersyukur untuk pengertian yang dicetuskan dari pembicara ini.. tentu saja ini juga menegurku.

Ketika mendengarkan Firman yang disampaikan oleh K' Sam, aku berpikir.. apakah aku punya berhala? lalu apa yang menjadi berhala-ku?

Begitu banyak "berhala" yang begitu memikat hati.. Namun...
Sungguh begitu sia-sia jika memiliki sesuatu yang lebih penting daripada Tuhan. Itu yang aku dapatkan.

Ketika telah mencicipi kasih Tuhan, maka aku ingin sekali bisa seperti Paulus yang berkata:
"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan."
Filipi 1:21

dan :
"Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus."
Filipi 3:7

Kiranya kita yang telah ditebus oleh Tuhan, mau mematikan segala "berhala" yang saat ini masih menjadi "berhala" kita.

Thursday, August 13, 2009

kuliah vs pelayanan??

Nilaiku di semester yang lalu turun.. akibatnya tidak bisa mendapatkan beasiswa.. padahal perlu banget.. T_T

Mudah sekali bagi seorang pelayan, ketika nilainya turun, maka yang disalahkan adalah pelayanan yang begitu padat.

SALAH BESAR jika nilai turun karena alasan sibuk pelayanan.
Yang benar adalah aku tidak berusaha dengan maksimal dan tidak melakukan yang terbaik.

Aku berpikir.. Misalkan aku tidak pelayanan, maka apakah nilaiku akan bagus terus?
Hmmm... Tidak. Itu adalah jawabanku.
Karena sering kali di tengah tidak adanya kesibukan, maka kemalasan akan begitu mudah mengikatku. Kerjaanku palingan baca komik, maen game, chatting ga jelas, browsing2, dan tidur.
Akhirnya.. tetep aja study terbengkalai walau tidak memiliki kesibukan pelayanan.

Namun sebagai seorang pelayan, sebagai seorang Kristen, seharusnya dalam hal kuliah, aku juga harusnya melakukan yang terbaik bagi Tuhan.
Maka ketika aku sadar bahwa nilaiku turun karena belum melakukan yang terbaik, aku pun harus bertobat.

Tidak ada gunanya pelayanan dengan begitu sibuk, namun study terbengkalai.
Dan tidak ada alasan untuk menyalahi pelayanan, jika nilaiku turun.

Semester selanjutnya harus bertobat dan do the best for God.

a humble servant

Ada beberapa hal yang aku dapatkan ketika pulang ke singkawang kemaren..
Hal yang aku maksud di sini adalah berkaitan dengan berkat rohani.

1 statemen yang dikeluarkan oleh pembicara :
"Salah satu ciri seorang yang penuh dengan Roh Kudus adalah seorang yang rendah hati."

Sering kali seseorang dinilai penuh Roh Kudus ketika ia berkhotbah dengan sangat baik, ia melayani dengan sangat baik, ia berkata-kata dengan penuh hikmat, dsb..

Tapi kali ini aku mendapatkan statemen yang berbeda.. yaitu berkaitan dengan kerendahan hati.

Aku mengakui inilah yang paling sulit untuk aku dapatkan dan lakukan. Sering kali yang aku dapatkan adalah sikap arrogan dan sikap rendah diri, yang secara tidak langsung juga mengandung kesombongan di dalamnya.

Satu sifat yang sangat aku gumulkan, yaitu rendah hati.

Seorang yang rendah hati, ketika Firman Tuhan diberitakan, tidak melihat pada penilaian pribadi akan kwalitas pembicara. Ia akan mendapatkan secara jelas apa yang Tuhan ingin sampaikan padanya lewat pembicara apa pun (dengan syarat : ga bidat).
Khotbah sederhana sekalipun, khotbah yang begitu sering didengar, namun ketika seorang yang rendah hati mendengarnya, ia tetap akan mendapatkan sesuatu dari Tuhan.
Karena ia tidak meninggikan dirinya di hadapan Tuhan, melainkan merendahkan diri di hadapan Tuhan, dan Tuhan berkenan dengan orang seperti ini.

Sering kali ketika aku akan mendengarkan khotbah, aku bertanya, "siapa pembicaranya?" dengan motivasi salah.. Berharap mendapatkan pembicara yang dinilai berkwalitas.. Dan ketika mendapatkan bahwa pembicara tersebut adalah seorang yang biasa2 saja, maka akan dengan mudahnya berdosa dengan cara men-judge secara tidak langsung bahwa akan sulit mendapatkan sesuatu.
Dan pada saat itu juga aku sudah menjadi calon seorang yang tidak akan mendapatkan berkat rohani.. Kecuali aku mau memperbaiki motivasi yang salah itu..

Bersyukur untuk 1 statemen berharga yang telah aku dapatkan tersebut..

Dan berjuang.. di dalam hidup yang penuh perjuangan ini, tetap belajar untuk rendah hati, tidak dengan kepura-puraan, namun dengan tulus.

The struggle of live : learn to be a humble servant

Saturday, July 11, 2009

share in the subuh hari...

asyik.. besok balik ^^

fiuh.. kepulangan x ini belum ada target yang mo dicapai...
sudah terpisah > 0.5 tahun.. pasti di sana banyak yang berubah...

masalah2 mungkin juga sudah bertambah banyak...
orang2 semakin tidak aku kenal.. maksudna orang2 yang di persekutuan sih...
GSM2 n ASM2 yang juga tidak dikenal..
orang2 yang dulunya aku perhatiin, tidak tahu sekarang bagaimana keadaannya...
ditambah... para pemusik yang dulu aku kenal sudah pada ga di sana semua.. bagaimana ya keadaannya...???

wah.. semakin dipikir.. semakin yakin aku bahwa pasti banyak yang bakal berubah..

oleh karena itulah aku jadi ga punya target x ya.. have missed communication for > 0.5 year.

selain itu.. kepulangan x ini emang maunya refresh pikiran...
karna ke depannya ngerasa bakal tambah stress dari semester ini.. :p
yah.. berharap tetap semangat!

moga2 ga terlalu berlibur hingga melupakan yang laen.. hahahha....

hope this will be a nice holiday.. ^^

Tuesday, June 30, 2009

let me praise God

tidak ada gunanya jika terlalu memikirkan masalah dalam diri..
tidak ada gunanya jika hanya menyesal..
tidak ada gunanya jika aku hanya sampai tahap membenci diri ataupun mengasihani diri...

semua itu begitu sia-sia...

lebih baik aku mengisi waktuku dengan menikmatinya bersama Tuhan..
berbicara setiap saat padaNya ketika aku mungkin sedih ataupun ketika aku begitu terkagum-kagum melihat ciptaanNya yang begitu besar..

tidak ada gunanya aku berpikir yang tidak-tidak.. lebih baik aku bertindak untuk berubah terlebih dahulu...

tidak ada gunanya pergi ataupun menghindar dari masalah.. lebih baik menerima kenyataan dan menghadapi masalah dan tetap meminta hikmat dari Tuhan sehingga tidak lagi menimbulkan hal yang sama..

lebih baik mengisi hidup untuk belajar berubah daripada terus-terusan berpikir dan terlarut..

kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.

terpujilah Tuhan.. tidak ada Tuhan yang seperti Dia..
biarlah aku tidak dimengerti.. namun aku boleh melihat karyaNya yang begitu besar..
alam semesta.. Allah penciptanya.
biarlah seluruh bumi.. seluruh yang hidup memuji Dia..
baik di dalam susah.. baik di dalam senang.. baik di dalam keadaan terpuruk.. baik di dalam keadaan sukacita... baik ketika sakit ataupun sehat.. baik ketika sedang dalam pergumulan ataupun tidak...

hanya Allah yang layak menerima pujian untuk selama-lamanya!

Tuesday, June 23, 2009

wonderful day

lagi seneng dengan lagu ini.. wonderful day..

today i will walk with my hands in God
today i will trust in him and not be afraid
for he will be there
for he will be there

every moment to share
on this wonderful day
he had made


menjalani hari dengan sadar bahwa Tuhan memegang tanganku dan menuntun langkahku.
percaya dan tidak takut.
karena Ia pasti di sisiku.
Ia pasti berada di sisiku.

it's a wonderful day in each day when i walk with my hands in God and if i always trust in him.

beberapa hari hingga mungkin semingguan ini.. begitu banyak yang aku pikirkan.. begitu banyak yang bisa membuatku jatuh dan menyalahkan diri.. begitu banyak yang membuatku semakin hari semakin sulit untuk mendekatkan diri pada-Nya..

namun aku diingatkan lewat lagu ini...
bagaimana ketika aku mau menjalani hari bersama Dia.
begitu susah hati ketika begitu jauh dari-Nya
dan begitu indah ketika berjalan bersama-Nya

Monday, June 8, 2009

about loneliness

tadi dengerin rekaman khotbah...
emang sih khotbahna ga tentang loneliness arahnya...
tapi aku dapetin 1 poin ini..
dan berpikir.. aku kayak gini ga ya?

sebenarnya.. apa sih yang terpenting?
banyak yang menjawab uang, materi, cinta.

tapi dibukain akan sesuatu yang lebih penting dari itu semua, yaitu relasi.

kenapa banyak yang gemar ma FB?
karena tidak menemukan relasi yang dalam dengan orang-orang sekitar.
kenapa?
karena zaman yang semakin individualis, pensosialisasian diri, dsb.

apa sih yang dilakuin di status2 FB ato mgkn juga YM?
agi mo makan.
agi mo mandi.
tidur dulu ya. nite..
dsb..

all about me..
semua itu berkaitan dengan saya..

lalu sebenarnya apa yang menjadi masalah?
kesepian.

itu poinnya.

ketika zaman ini telah membawa manusia terjebak dalam relasi yang renggang, kesepian melanda manusia.

di blog, di status FB, FS, YM, dsb
mo ngomongin tentang saya..

kenapa?
karena ga ada orang yang bisa dijadikan teman untuk berbicara langsung, tidak ada orang yang bisa dijadikan teman curhat.

begitu mudah orang curhat ma orang ga dikenal lewat chatting, sms, dsb, namun klo curhat langsung ma teman, susah banget..

kenapa?
karena relasi yang renggang.

ya back to relasi yang renggang itu..
itulah yang menyebabkan kesepian.

oleh karena itu.. yang harus dilakuin adalah..
minta Tuhan perbaiki relasi kita..
baik dengan keluarga juga dengan teman-teman.
apalagi relasi dengan Tuhan..
tentunya itu harus baik dulu.. :p

demikian yang aku dapatkan berkaitan dengan penyakit yang sedang merajalela ini.. loneliness..

Saturday, June 6, 2009

trust and obey

benar bahwa aku takut dan gentar...
benar bahwa aku cemas...

namun..
aku tahu Allah menyertaiku.
Karena Ia menyertaiku, aku berjalan.

hari ini cukup mendebarkan..
baru mencoba menggantikan dalam posisi koor..
sudah kerasa kegentaran ini..

dan inilah jawaban yang Tuhan berikan padaku.
Roh Kudus membisikkannya di dalam hatiku..

there's no other way to be happy in Jesus,
but to trust and obey


taat dan percaya.. inilah yang harus aku lakukan.

thinking in the mid night...

jikalau dulunya teman-teman yang adalah sahabat-sahabatku (masa yang tidak bisa terulang), terlihat sebagai orang2 yang aktif di gereja... melayani sebagai MC, Singers, pemain musik, penari, guru sekolah minggu, pengurus... namun apakah ketika sekarang, ketika sudah tidak di singkawang lagi, bekerja di tempat lain, mereka masih bisa menikmati Tuhan?

ada.. ada yang bisa bertumbuh.. dan semakin bertumbuh..
namun... banyak sekali di antara mereka yang menjadi undur... tidak ke gereja, tidak saat teduh, tidak menikmati pekerjaan, "semakin jauh... semakin jauh... dari Tuhan...", bahkan tidak memuliakan Allah... hingga MBA... :(

bisakah aku menjangkau mereka semua...?
hmm.. aku ragu... jika harus memperhatikan satu per satu.. maka aku pun tidak tahu bagaimana caranya... karna terlalu banyak...

bersyukur jikalau tadi salah satu temanku boleh menelepon aku, dan aku bisa tahu keadaannya saat ini.. khususnya keadaan rohaninya...

dan aku menemukan... bahwa ia semakin undur...

bersyukur ketika saat ini aku boleh memulai memperhatikan.. dari dia.. dan mungkin akan berlanjut terus.. berharap aku bisa memperhatikan yang lainnya juga... fiuh...
sangat berharap jikalau mereka kembali ingat akan Tuhan dan menikmati hidup mereka bersama Tuhan...

hmmm...
ketika nantinya aku sudah selesai dari BiNus.. bakal kayak gimana ya?
jikalau di tempat ini aku mendapatkan Firman yang selalu menguatkan, dan dalam, lalu ketika nantinya aku mendapatkan Firman yang dangkal, apakah aku juga akan undur..?

berharap itu tidak terjadi... oleh karena itu sejak kuliah ini.. aku harus memperlengkapi diri...

dan yang penting... Tuhan pasti menuntunku.. karena Ia selalu menyertaiku...

hmmm... ketika memikirkan hal2 ke depan.. aku juga teringat akan khotbah tadi siang...
satu pemahaman fisiologis yang dipaparkan...

masa lalu sebagai masa depan.. yang nantinya akan menjadi evaluasi di kekekalan...
dan masa depan sebagai masa lalu.. karna nantinya pun akan dilewati...

hahahah... pemahaman yang aneh.. namun aku setuju akannya.. :p

kemudian... berkaitan dengan masa depan dan merencanakan sesuatu, aku jadi teringat juga dengan ayat Firman di Yakobus 4 : 13-16

4:13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung",
4:14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.
4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."

Jika Tuhan menghendakinya, aku akan hidup dan menjalani hari esok bersama Dia...

Wednesday, June 3, 2009

tidak ada sukacita...

aku merasa begitu sedih..
ketika melihat bahwa ada yang melayani, tetapi tidak ada sukacita di dalamnya...

melayani karena terpaksa...
dan ketika bertemu dengan kritikan, akhirnya membuat semakin down, dan membuat hubungan dengan Tuhan pun menjadi berimbas...
ketika dikritik, menjadi penghalang ketika berdoa.. membuat ia merasa cape, lelah...

oh Tuhan....
tolonglah... agar pelayanan sungguh2 dikerjakan hanya untuk kemuliaan nama Tuhan....

Monday, June 1, 2009

masa lalu

berkaitan dengan masa lalu..

pikiran ini tidak bisa berhenti memikirkannya..
ntah apakah karena aku ini sering x hidup di kenangan masa lalu?

seharusnya belajar akan kesalahan yang lalu..
namun..

selain belajar..
tetep saja ada yang tertinggal...
yaitu perasaan malu, perasaan kesal, perasaan benci yang masih tersisa hingga saat ini ketika terpikirkan lagi...

ckckck...
pikiran bener2 hebat.. hahahha...

apa itu bocah?

bagiku seseorang tidak bisa dikatakan bocah jikalau dari cara berkata atau bertingkah laku yang di luar saja...

justru perlu penilaian akan di dalamnya..

bagiku.. seorang bocah adalah orang yang tidak konsisten.. tidak bisa memegang ucapannya..
seorang bocah adalah seorang yang tidak mengerti akan mengapa sesuatu dikerjakan olehnya..
seorang bocah adalah seorang yang begitu mudah mengeluh..
seorang bocah adalah seorang yang penuh dengan keegoisan..
seorang bocah adalah seorang yang begitu mudah melupakan akan hal yang telah ia alami sebelumnya..
seorang bocah adalah seorang yang tidak dewasa dalam pikirannya..

itu semua sajakah?
tidak.. tapi bagiku itu adalah hal2 yang urgen..

apakah aku seorang bocah?
terkadang iya...

berkata2..

di dalam segala aspek seharusnya memuliakan Allah...

hmm.. aku teringat akan 1 aspek yang semakin buruk di akunya...
yaitu berkaitan dengan berbicara atau pun berbahasa...

awal datang aku berkata pada diri sendiri.. jangan mpe terpengaruh...
bahasa di jakarta begitu buruk...

eh.. nyata2nya.. terpengaruh juga...
dengan bahasa2 yang katanya.... menambah bumbu dalam berbicara...
fiuh...

sesungguhnya aku ga setuju... dengan segala kata2 yang negatif...
hufff....

aku berpikir dan menilai bahwa itu semua tidak memuliakan Allah..
misal ketika aku menyebut kata dung2.. bukankah arti sebenarnya itu adalah bodoh??
lalu itu berarti aku sudah merendahkan ciptaan Tuhan..
apa itu memuliakan Allah? tentu saja TIDAK

begitu banyak kata2 yang mulai sulit bagiku dilepaskan...
namun untuk memuliakan Dia dalam segala hal, kata2ku jga seharusnya adalah yang berkenan padaNya.

yang aku pikirkan...

beberapa hari ini berpikir banyak dan ingin menulis banyak...

berkaitan dengan menghakimi orang lain...

jikalau rabu yang lalu aku ditegur untuk tidak memandang rendah orang lain, tidak menghakimi orang lain, begitu sulit bagiku untuk lepas dari itu..
karena begitu banyak kasus2 yang diperhadapkan ke aku, dan secara refleks, di dalam pikiran aku langsung menempatkan orang yang ada dalam kasus tersebut sebagai orang yang salah.
dan ketika aku kembali berpikir dan berpikir.. aku mendapatkan.. pantaskah aku menempatkan bahwa dia itu salah? lalu apakah aku ini benar?
tentu tidak.. terlalu sering aku juga adalah orang yang salah.

lalu seharusnya apa yang aku lakukan?
seharusnya aku tegur dalam kasih..
namun sulit untuk melakukannya.. karena emosi ini sulit dikendalikan jika sudah menegur..

lalu sebelum menegur, aku ragu.. karena aku tidak tau benarkah apa yang aku pikirkan? apa itu juga adalah yang dipikirkan Tuhan?
setelah mendapatkan pikiran seperti itu, aku mulai undur untuk menegur.

berlanjut ke pemikiran ke2
berkaitan dengan mencari kehendak Tuhan

sulit kah?
sangat bagiku... karena aku sering kali tidak peka.. mana yang benar?
mana yang adalah kehendak Tuhan?
aku mencoba bertanya kepada orang lain tentang pendapat mereka akan beberapa hal yang aku pikirkan... dan tidak aku dapatkan jawaban yang membuat aku yakin bahwa itu adalah yang benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan.

di tengah aku mencari kehendak Tuhan, semakin banyak yang mau aku ketahui...
apakah benar keputusan untuk hal ini?
apakah yang aku lakukan ini adalah sesuai dengan kehendakNya?
apakah yang seharusnya aku lakukan?

mencoba meminta jawaban di dalam Firman.. belum.. belum aku dapatkan...
apakah karena aku yang malah kurang peka?
sepertinya begitu...

lalu aku berpikir.. mungkin kondisi dan situasi akan memberikan jawaban...

beralih ke pikiran yang mengganggu yang ke3..

untuk 1 hal yang aku pikirkan... aku mengingat kondisi2 dan situasi2 yang ada.. hal2 yang pernah terjadi...
lalu jika hanya ingin melihat hal2 negatif itu, aku bisa berkata bahwa ya.. ini lah yang benar.. bahwa jawabannya adalah tidak.
namun aku berpikir lagi... apakah itu adalah sesuatu yang harus membuatku memperbaiki diri? atau itu memang bukti untuk berkata tidak?

tidak tahu.. dan aku benar2 tidak tahu...
kembali ke permasalahan ke2.. aku harus mencari tahu apakah itu kehendak Tuhan..
dan belumlah aku mendapatkannya...

kemudian akhir2 ini aku melihat diri dan melihat orang lain...
banyak yang berubah.. begitu banyak...
ada yang berubah menjadi lebih baik... ada yang bagiku menjadi lebih buruk...
dan aku berpikir..
mengapa perubahan yang ke arah buruk bisa terjadi?
haruskah aku diam dan membiarkan semakin buruk saja?
seharusnya jawabannya tidak.
namun apa yang aku lakukan?
tidak tahu..
apakah aku melakukan sesuatu?
ada tapi hanya dalam pikiran.. karena lagi2 ini kembali ke pikiran pertama hingga ke3...
apakah benar klo itu adalah buruk?
jika iya kenapa? jika tidak kenapa?
lalu emang boleh aku menghakimi?
seharusnya tidak boleh karena aku pun juga salah satu yang semakin buruk..
lalu apa yang harus aku lakukan?
kembali jawaban tidak tahu muncul..
aku tidak tahu..
tidak mengerti apa kehendak Tuhan..
tidak mengerti mana yang benar dan mana yang salah...

begitu banyak pikiran yang membuatku tidak mengetahui jawabannya..
membuatku semakin lelah untuk memikirkannya lagi..
dan membuang semua itu dengan menjadi seorang yang tidak berpikir...
seorang yang hanya ingin bermain2...

dan mengisi pikiran akan hal yang lain..
hal yang bisa membuatku tersenyum karena melihat itu indah..

lalu sekarang?
aku terjebak.. karena pikiran itu tidak pergi..
masih aku tidak mengetahui mana yang salah dan mana yang benar..

Tuhan, tolong aku.. tolong aku sungguh2 mengerti manakah yang menjadi kehendakMu.. dan tolong aku untuk tidak bebal...

Monday, May 25, 2009

retreat 22-24 Mei 2009

ini adalah retreat PO yang ke-2x aku ikuti...

menyenangkan sekali ^^

penuh dengan teguran, bentukan, dorongan, dan juga penuh dengan ucapan syukur..

awalnya, aku ga yakin para BPH ini bisa menyusun acara dengan baik dalam waktu 2 minggu..
namun.. aku salah.. aku lupa untuk melihat Allah yang sama yang kami miliki..
dan ketika dalam waktu 2 minggu, acara ini bisa dilaksanakan dengan begitu baik, itulah campur tangan Tuhan dan pimpinan Tuhan..
dan aku tahu para panitia ini berdoa sungguh2.. klo ga, tentunya acara ini ga bisa terlaksana dengan baik.. :)

tema2 yang dibukakan tiap sesi begitu baik.. memiliki alur yang jelas.. dan bagiku.. acaranya sangat beralur..
buku acara yang dibuat dalam 3 malam pun bisa terselesaikan dengan baik.. semua isi yang ada di buku acara itu tersusun dengan cukup baik, renungan yang ada pun bagus.. ^^

aku sungguh bersyukur Tuhan sangat memberkati retreat ini..
dan tentunya setiap yang mengikuti retreat ini, aku percaya juga diberkati oleh Allah..

yah.. walaupun dari hari pertama telah terjadi ngaret, tapi semuanya bisa berjalan dengan cukup baik.. ^^

hari pertama...
menunggu bis yang telat.. ntahlah berapa jam.. aku ga liat jam.. tapi ya... cukup bisa nikmatin waktu itu buat maen2 di binus.. hahahha... jarang2 bisa maen2 di binus anggrek pake sendal jepit.. hahahahha...
setelah bis datang, kita pegi dan Tuhan memimpin perjalanan kami.. mpe sono ujan gede sih.. dan tentunya saaaangggaaattt dingin.. tapi bersyukur Tuhan tetap pimpin..
mulai dh sesi opening.. bis tuh istirahat sebentar dan kemudian mulai sesi 1 : Student Today Leader Tomorrow.
di sesi 1 ini kembali aku diingatin akan pentingnya visi dan kembali disegarkan lagi visi aku... thx God..

sesi 2 : His Story at PO BiNus oleh Ko Feter
di sesi ini melihat betapa bersemangat dan militannya pengurus2 angkatan dulu.. dan belajar dari mereka...

sesi 3 : What Must I Do, Dear Lord?
di sesi ini menikmati ketika dibukakan tentang sungguh harus berdoa dan dibukain tentang Visi Kerajaan Allah itu... fokus kepada Pemberitaan Injil.


hari kedua...
bangun dengan tubuh yang masih lelah dan ngantuk... namun sungguh2 bersyukur hari kedua bisa aku lewati dan tidak ngantuk di tiap sesi yang ada....

sesi 4 : Gembalakanlah Kawanan Domba Allah
sesi 5 : Take The Cross
sesi 6 : Be A Good Shepherd

3 sesi ini dibawain kak Sam.. sungguh2 aku mengucap syukur untuk 3 sesi ini juga..
diingatkan kembali akan peran sebagai gembala.. dan berkomitmen untuk memikul salib.. dan berjuang menjadi gembala yang baik.. gembala yang mengenal domba-dombanya.. gembala yang mengasihi domba-dombanya.. gembala yang bisa menjadi teladan... gembala yang dikenal oleh domba-dombanya...
benar2 belajar berkaitan dengan gembala...
dan berjuang untuk benar-benar mengasihi Kristus.. mengasihi Dia lebih sungguh lagi...

sesi 7 : Brotherhood in Christ
di sesi ini aku sungguh2 ditegur dan benar2 terpesona akan Epafroditus...
dia yang hanyalah seorang kurir.. namun sungguh2 melakukan tugasnya hingga hampir mati... dan itu semua karena ia mencari kepentingan Kristus, bukan kepentingan diri... benar2 aku melihat bahwa dia adalah seorang yang mengasihi Kristus...
terpesona juga akan kesatuan hati antara Paulus, Timotius dan Epafroditus...
sungguh2 di sesi ini aku berdoa memohon kesatuan hati dan kesatuan visi untuk pengurus di PO ke depan.. juga khususnya aku berdoa memohon adanya kesatuan hati dan visi di antara pengurus2 di PO Sabtu...

sesi berikutnya.. sesi sharing position
di sesi ini aku cukup nikmatin sharing dari ci dian.. yah.. bersyukur untuk mereka yang telah mengalami pengalaman iman bersama Tuhan.. sungguh bersyukur ketika mereka bisa mengalami pimpinan Tuhan yang begitu nyata, ketika mereka sungguh2 berdoa...

kemudian masuk dalam sesi doa bersama.. sungguh bersyukur.... benar2 bersyukur ketika kami bisa bersama-sama berdoa.. ^^

kemudian.. sesi yang paling melelahkan.. hahahha...
tapi juga menyenangkan.. sesi games.. sesi fellowship...
fiuh.. bermain di 4 pos.. hahahaha... kalah sih kelompokku.. tapi nikmatin semua games ini.. hahaha.. menyenangkan... apalagi bermain2 dengan bedak.. hahahhahaha....

hari ketiga...
ibadah minggu bersama dengan tema Kuatkan dan Teguhkanlah Hatimu
aku benar2 nikmatin saat teduh dan khotbah di sesi ini.. Tuhan pasti memimpin oleh karena itu aku perlu kuat dan teguhkan hati.. tidak boleh kalah akan rasa takut...

kemudian akhirnya tiba saat yang begitu aku tunggu2.. Pause n Pondering...
di waktu ini bener2 aku berdoa sendiri dan mencurahkan semua ketakutan aku di hadapan Tuhan.. dan berdoa memohon hikmat serta pertolongan Tuhan.. agar apa yang didapatkan di retreat, tidak berakhir begitu saja...

sesi 9 : Here I Am, Lord!
bagiku.. sesi pengutusan ini.. adalah sesi yang paling berkesan...
sesi yang penuh penyerahan pada Tuhan...
"Jika Engkau (Allah) sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini."
(Keluaran 33 : 15)
ini yang benar2 menjadi doaku.. aku benar2 memohon dan percaya.. Tuhan pasti pimpin kepengurusan ke depan.. dan karena itulah aku bisa melangkah...
benar2 nikmatin ketika kami bersama bergandengan tangan dan berlutut.. menyerahkan diri di hadapan Tuhan... dan penuh penyerahan pada Tuhan dengan menaikkan doa dan lagu Here I Am Lord...

Here I am, Lord. Is it I, Lord?
I have heard you calling in the night.
I will go, Lord, if you lead me.
I will hold your people in my heart.

selesainya briefing jurusan.. dan kemudian sesi selesai.. dan pulang...
ketika pulang pun Tuhan tetap pimpin hingga pulang mpe kosan dengan selamat...
sungguh bersyukur...

dan saat ini.. sungguh2 berdoa memohon pada Tuhan.. agar semangat dan roh yang sedang menyala-nyala ini.. tidak padam.. namun senantiasa menyala-nyala... untuk kemuliaan Tuhan...

Thanks God.. untuk segala Anugerah yang Tuhan berikan di 3 hari itu...
sungguh2 bersyukur....

Thursday, May 14, 2009

tentang godaan dan pencobaan

2 minggu di KK belajar tentang bab ini...

bahwa godaan / temptation adalah hal2 yang menjatuhkan, dan itu dari iblis
dan pencobaan / ujian / trials adalah hal2 yang Tuhan pakai untuk membangun kita, lebih lagi bertekun dalam dia

satu hal yang menjadi sesuatu yang berkesan...
bahwa Kristus, Tuhanku, bukan Allah yang hanya berkuasa, namun juga turut merasakan apa yang aku alami.
Ia pernah dicobai dalam segala hal.. in every way..

aku berpikir.. Ia bisa melewati bukankah karna Dia itu Tuhan?
so.. yah.. pasti bisa lah...

namun... yang aku dapatkan tidaklah seperti itu.. Dia 100% Tuhan, tetapi juga 100% manusia..
ketika Kristus bisa melewati itu semua, itu hanya karena Dia taat dan bergantung pada Bapa-Nya...

demikian juga aku yang seharusnya semakin serupa dengan Kristus..
seharusnya taat dan selalu bergantung pada Bapa..

namun bagaimana bisa taat dan selalu bergantung jika tidak menjaga hubungan yang baik dengan Bapa?

oleh karena itu.. perlu menjaga hubungan pribadi dengan Allah, senantiasa memperlengkapi diri, karena yang aku lawan adalah iblis, oleh karena itu hanya dalam Tuhanlah aku bisa kuat.

Saturday, May 9, 2009

specially, i thank my God for her

hari ini memang sangat full dengan jadwal2.. namun, banyak yang didapatkan hari ini...

khususnya, di posting yang ini.. aku mo menceritakan apa yang aku dapatkan tadi pagi di training CPKK...

di awal, dimulai dengan sharing tentang kondisi KK di Binus dari taon 2005-2008..
ya.. sebelumnya juga emang udah pernah disharingin.. dan aku juga cukup sedih dengan kondisi KK di Binus.. namun juga tetap berharap akan pertolongan, kasih karunia dan kebaikan Allah...

hmm.. tapi yang ingin aku ceritakan tidak terlalu fokus ke sana...
aku tadi selama training, menilai dan menilai..
mengingat-ingat kembali apa yang telah terjadi selama mpir 2 taon aku di Binus, khususnya dari awal ikut PiPa dan akhirnya ikut KK.

ketika di saat ini aku mulai lagi mengingat-ingat.. aku benar-benar bersyukur pada Tuhan.. untuk PPIPA sekaligus PKK yang sudah membimbing aku selama 2 tahun..

aku ingat bahwa dulu aku belum merasakan adanya perubahan walau aku telah mengikuti KK.. namun, setelah berjalan 0.5 tahun, aku mulai mendapatkan banyak di KK ini, khususnya melihat dari teladan PKK-ku ini..

di training tadi di pagi hingga sore harinya, aku mengingat-ingat apa yang telah banyak Tuhan lakukan untukku lewat dia..

ketika aku salah, ia tegur dengan kasih.. namun sering kali aku menjadi seorang anak yang nakal, sering membela diri dan sering kali tidak menghormati dia.. sering kali tidak mau taat, sering kali menganggap dia telah seenaknya menghakimi aku..
tapi aku tahu kalau aku-lah yang sebenarnya salah... salah di sini lebih ke arah dosa..

kemudian ketika aku sakit, ia berikan aku perhatian.. namun sering kali aku menganggap perhatiannya itu sudah terlalu berlebihan.. bodohnya aku.. ckckck...

ketika aku jatuh, ia selalu mengajak aku untuk bangkit..

ketika aku lemah, ia juga sering kali menguatkan aku...

dan terlebih lagi.. yang aku ingat.. di saat aku begitu down, hingga aku memutuskan hal yang benar-benar salah.. yaitu tidak ikut KK di hari itu.. aku ingat akan kesabarannya yang mau bersabar dengan anak nakal ini..

dan aku tahu... dia selalu memperhatikan setiap AKKnya.. dan aku tahu.. dia PKK yang berdoa untuk AKKnya..

hm... semoga aku nantinya juga bisa menjadi PKK yang benar-benar nyata bahwa aku mengenal Allah...

sepanjang training tadi.. tak hentinya aku ingin menangis karna melihat diriku, AKK yang sering kali tidak menghargai apa yang telah dilakukan PKK-ku ini...

aku tahu sering kali, aku bercanda.. namun di dalam candaanku itu.. aku bahkan telah menjelekkan PKK-ku.. betapa bodohnya aku..

sering kali aku juga berpikir yang tidak-tidak.. mencurigai dia.. khususnya, kalo udah diajak makan.. aku sering kali berpikir bahwa ia akan ngomong banyak hal yang akan membuat aku berpikir lagi.. sehingga sering kali sifatku begitu ketus.. dan akhirnya begitu bodohnya aku jikalau aku tidak bisa menikmati waktu yang telah Tuhan berikan bagiku untuk bisa berfellowship dengan PKK-ku ini...

namun... walau aku menyesali akan diriku.. ada yang lebih penting.. bahwa aku benar-benar bersyukur pada Tuhan untuk PKK-ku ini.. Tuhan tahu siapa yang terbaik yang boleh dijadikan PKK-ku.. dan aku sangat bersyukur pada-Nya..

jikalau engkau membaca tulisan ini, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih, ci cat.. :)

i thank my God for you.. :)

Saturday, March 28, 2009

dia...

dia seorang bodoh, kar'na tidak bisa menghargai anugerah
dia seorang bodoh, kar'na begitu membenci dirinya sendiri, padahal ia begitu berharga di mata Penciptanya

dia seorang gila, kar'na masih mau menunjukkan dirinya

dia seorang egois, kar'na tidak senang hanya karena ada sesuatu yang membuat dia tidak senang

dia seorang bebal, kar'na tidak mau belajar mendengar dan melakukan yang benar

dia penuh dengan dosa
dia seorang munafik, tidak ada yang sesuai antara pikiran, perkataan dan perbuatannya
dia seorang munafik, begitu banyak topeng yang ia pakai

dia tidak layak menerima belas kasihan

dia penuh ketakutan, kar'na melihat akan dirinya sendiri itu

dan

dia tidak pernah mengerti mengapa Penciptanya masih setia pada manusia seperti itu???

Friday, March 20, 2009

regret... again... n again... !!!

lagi-lagi menyesal...

setelah latihan yang begitu sulit.. begitu menguras emosi.. begitu membuat stress... hasilnya stress dan emosi yang tidak baik...

dan saat ini ketika mengevaluasi kembali... teringat sharing aku tadi siang di PJ.. bahwa seharusnya pelayanan adanya dapet sukacita...

fiuh.. baru juga tadi siang...
tapi lagi-lagi lupa... lagi-lagi bermain musik dengan kemampuan diri yang begitu terbatas.......

akhirnya??? stress..... dan emosi yang lelah...

pengen teriak jadinya.. T_T

menyesal... karna sekarang menyadari...
lagi-lagi... lagi-lagi.. dan lagi-lagi.. aku ga menyerahkan latian itu kepada Tuhan...
pake kekuatan diri aja.. ga meminta dengan benar pertolongan Tuhan...

huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..............
kesel dengan diri sendiri.....

mengapa sering x lupa??? mengapa sering x hanya liat kesulitan aja???

pada akhirnya yang didapatkan... cape tubuh cape emosi....

fiuh.. it's a bad of me... really bad...

latian berikutnya.. harus belajar rendah hati... belajar mengandalkan Tuhan...

sedihnya.. aku begitu sombong...

tapi.. harus belajar...
Tuhan... tolonglah aku... yang begitu sombong ini...
agar bisa membuang kesombongan yang aku benci ini....

Thursday, January 29, 2009

abide with Me...

hufff...

akhirnya bisa tenang juga.. ^^

berdiam di dalam Tuhan membawa ketenangan namun juga pengoreksian...

pengoreksian yang aku dapet adalah begini...
kemaren aku baru mensharingkan satu buku, yaitu pengudusan emosi...

buku ini begitu berat untuk bisa dilakukan...
namun bagi aku buku ini sangat baik...

karena ketika Allahku dalam emosinya itu adalah kudus, maka seharusnya aku juga harus berjuang menjaga kekudusan hidup, termasuk emosi aku..

tapi baru satu hari sebelumnya aku mensharingkan buku itu, eh... keesokan harinya, aku malah gagal di dalamnya..

satu hari ini begitu aneh...
emosi aku tidak baik.. jadi cepat marah.. jadi cepat kesal...
ckckckck...
sorry2 bagi temen2 yang udah kena imbasnya.. (peace... ^^v)
ketika aku saat ini tenang pun, aku menjadi bingung..
kenapa ya?

hahahahah... aneh...
hm.. tapi ya... hari ini aku sudah tidak berjuang menjaga emosiku untuk hal2 yang negatif...
dan... kembali lagi aku menyesal........
hufff......... penyesalan selalu datang belakangan.. :((

namun.. tadi jam 10an akhirna aku dapet tenang...
ketika aku mau diam bersama Tuhan..

yang aku lakukan tadi adalah mengambil buku KPPK, dan kemudian membuka satu, dua buah lagu.. setelahnya menyanyikannya...

satu lagu yang membuatku tenang..
Tinggal Sertaku / Abide With Me.
aku senang dengan keempat baitnya..
kata2 di tiap baitnya begitu dalam...
hahahhaha...

dan dari lagu itu pun aku bisa berdoa pada Tuhan..
:)

ya.. aku nemuin satu cara...
diam dengan bernyanyi untuk Tuhan dan berdoa.. ^^

fiuh...
Bapa.. tolong aku untuk berjuang menjaga emosi ini agar sesuai dengan kehendak-Mu...
Amin.

Wednesday, January 28, 2009

diam......

sudah lewat hampir 9 jam...
namun aku masih saja mengerjakan banyak hal yang sia-sia...

di satu sisi aku mencoba belajar tidak mengerjakan yang sia-sia itu...
namun di satu sisi, hal tersebut terasa sangat mengganggu..
sehingga membuatku kembali memikirkan dan mengerjakannya...

hufff...

yang ingin aku lakukan saat ini.. hanya berdiam...
berdiam dan tenang....

karena ketika aku berdiam dan tenang di dalam Tuhanku, maka aku akan dapatkan kekuatan daripada Dia..

namun begitu sulit untuk diam dan tenang di tengah dunia yang begitu berisik ini...
suara-suara yang begitu mengganggu...
sifat melan yang begitu mengganggu....
kadang terasa sangat memuakkan...

fiuh....

apa yang harus aku lakukan untuk bisa tenang dan diam di dalam ketenangan Tuhan?

Tuhan, tolong aku untuk diam dan tenang di dalam Engkau.

penyesalan

banyak hal yang seharusnya tidak perlu dikerjakan,
namun aku masih mengerjakannya.
dan setelah menyadari bahwa semua itu sia-sia,
maka aku menyesalinya.

banyak hal yang seharusnya tidak perlu dipikirkan,
namun aku terlalu memikirkan dan mengkhawatirkannya.
dan setelah menyadari bahwa semua itu sia-sia,
maka aku menyesalinya.

namun aku bersyukur karna aku menyesalinya,
karena aku mau belajar untuk tidak melakukan, memikirkan dan mengkhawatirkan yang sia-sia itu lagi...

Tuesday, January 13, 2009

berkat rohani hari ini ^^

Wah.. senangnya.. tadi bisa dapet berkat rohani waktu di PMKJ.. hehehehhe^^

hmm.. tema hari ni PD Wilayah..
hohoho.. tadi sempat takut2... takut mengulang kesalahan sebelumna.. hahahha...
sebelumna karna kurang persiapan, jadina waktu PD malah ketiduran.. hufff.. parah..
nah.. jadi tadi agak takut ga konsen ke PoDo malah ketiduran..

tapi untung hal itu tidak terjadi.. heheheh..
nikmatin banget waktu doa tadi... ^^

hmm.. hari ini aku dapet berkat rohani lewat Firman Tuhan yang dibagiin ma K' Alex..
bersyukur banget hari ni bisa kut PMKJ.. ^^

tadi Firman Tuhan tentang doa Daud di 1 Tawarikh 17 ay 16-27.
Tawarikh itu klo inggrisna Chronicles.. hmm.. Tawarikh itu istilah dalam bahasa Indonesia lama, hahahah.. kalo disederhanain Tawarikh itu maksudna sejarah/cerita tentang seseorang.. gitu kalo ga salah inget.. hahahahha...

hmm.. aku juga baru tahu sih Tawarikh itu apa.. heheheh...

yak.. jadi.. tadi dimulai dengan melihat dulu cerita sebelum pasal 17 ay 16 ini..
hmmm.. singkat aja..
Daud tuh kan suka pergi perang tuh.. bukan suka sih, tapi emang sering pergi perang.. nah.. jadi kan sibuk.. hehehehe.. tapi.. di pasal 17 ay 1.. diceritain, ketika dia agi pulang ke rumah.. agi santai nih.. n ceritana kayakna agi ngobrol gitu ma Natan.. satu hal yang buat aku cukup tertegun.. yang dilakukan Daud waktu bersantai itu... dia berpikir akan satu hal...
Daud berpikir bahwa dia itu udah punya rumah yang adalah istana, satu rumah yang begitu mewah, pastinya besar, n juga nyaman.. lalu yang dipikirkan adalah bahwa tabut (yang waktu tu melambangkan kehadiran Allah) Allah adanya malah di bawah tenda...
yang dipikirkan adalah bahwa masa sih Tuhan yang udah kasi dia rumah yang begitu besar, tapi Tuhan sendiri "rumahnya" di bawah tenda..

hmmm.. kalo aku agi santai2.. apa yang aku pikirkan ya? ckckck.. rasanya begitu jarangnya aku pake waktu santai untuk memikirkan apa yang bisa menyenangkan Tuhanku... hufff...

yak.. back.. singkat cerita, Daud berpikir mau membangun bait Allah..
nah.. tapi ternyata.. Allah malah menjawab tidak, dan menubuatkan bahwa yang akan membangun rumah buat Allah adalah keturunannya, bukan Daud..

hmmm.. jadi ceritanya.. keinginan Daud ditolak..
mari saat ini memikirkan tentang Daud terlebih dahulu..
Daud adalah seorang raja, dan saat ini dia punya kerinduan yang bagi aku itu rohani lah ya... mau membangun bait Allah buat Tuhan... tapi Tuhan malah jawab tidak..
mengaitkan ke misalkan.. seorang yang begitu rajinnya pelayanan.. pelayanan di kampus lah, di PMKJ lah, di gereja lah.. mpe mukanya muka orang pelayanan. hahhahaha.. misalkan memiliki satu kerinduan yang begitu rohani... tapi ternyata dijawab tidak oleh Tuhan..
hm.. mungkin dia bakal marah2 kali ya.. udah pelayanan, sekarang punya kerinduan rohani, eh malah dijawab tidak.. mungkin akan berpikir kira2 :
"waduh.. Tuhan.. aku sudah pelayanan begitu banyak.. mengorbankan begitu banyak.. sekarang aku meminta hal yang begitu rohani, kenapa Tuhan malah tidak mendukung?? apa sih maunya Tuhan?" (versi buatan pikiranku.. :P)

mungkin itu reaksi dari kita ketika doa kita dijawab tidak oleh Tuhan : reaksi marah ato kesel ato sejenisnya...

tapi apa sih reaksi dari Daud?
akhirna masuk juga ke pasal 17 ay 16 ini.. hehehhee...

di sana ditulis : Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di hadapan Tuhan sambil berkata ... duduk di hadapan Tuhan mungkin maksudna Daud ke tenda tempat tersimpannya tabut Tuhan, dan dia duduk di hadapan tabut itu..

nah.. kemudian dia berdoa...
terjemahan dari Alkitab BIS :

17:16. Lalu masuklah Raja Daud ke dalam Kemah TUHAN. Ia duduk dan berdoa, "Ya TUHAN Allah, aku dan keluargaku tidak layak menerima segala kebaikan yang Kautunjukkan kepadaku selama ini.
17:17 Engkau malah berbuat lebih dari itu; Engkau telah membuat janji mengenai keturunanku untuk masa yang akan datang. Engkau bahkan memperlakukan aku sebagai seorang pembesar.
17:18 Apalagi yang dapat kukatakan kepada-Mu, ya TUHAN Allah? Engkau mengetahui segalanya tentang hamba-Mu ini, namun Engkau memberi penghormatan kepadaku.
17:19 Atas kemauan-Mu sendiri dan untuk kepentinganku Engkau melakukan semua perbuatan besar ini dengan terang-terangan.
17:20 Hanya Engkaulah Allah, tidak ada yang sama dengan Engkau. Kami tahu hal itu sebab sudah diberitahukan sejak dahulu.
17:21 Di seluruh bumi tidak ada bangsa seperti Israel. Israel adalah satu-satunya bangsa yang Kaubebaskan dari perbudakan untuk menjadi umat-Mu sendiri. Segala perbuatan besar dan ajaib yang Kaulakukan bagi mereka membuat nama-Mu termasyhur di seluruh dunia. Engkau melepaskan umat-Mu dari Mesir, dan menyingkirkan bangsa-bangsa lain pada waktu umat-Mu maju bertempur.
17:22 Bangsa Israel telah Kaujadikan umat-Mu sendiri untuk selama-lamanya. Dan Engkau, ya TUHAN, menjadi Allah mereka.
17:23 Sekarang, ya TUHAN Allah, sudilah mengukuhkan untuk selama-lamanya janji yang Kauucapkan mengenai diriku dan keturunanku. Sudilah melaksanakan apa yang telah Kaujanjikan itu.
17:24 Di mana-mana orang akan selalu mengagungkan nama-Mu dan berkata, 'TUHAN Yang Mahakuasa ialah Allah atas Israel.' Untuk selama-lamanya seorang dari keturunanku akan memerintah sebagai raja.
17:25 Aku memberanikan diri memanjatkan doa ini kepada-Mu, ya Allah, sebab Engkau sendiri sudah memberitahukan kepadaku bahwa anak cucuku turun-temurun akan Kaujadikan raja atas bangsa ini.
17:26 Engkau, TUHAN, adalah Allah, dan hal yang indah itu telah Kaujanjikan kepadaku.
17:27 Karena itu, aku mohon, sudilah memberkati keturunanku supaya selama-lamanya mereka tetap merasakan kasih-Mu. Sebab, Engkau telah memberkati umat-Mu, ya TUHAN, maka mereka akan tetap diberkati untuk selama-lamanya."

apa yang dilakukan Daud setelah Tuhan menjawab tidak untuk keinginannya membangun bait Allah buat Tuhan?
berdoa..
apa isi doanya??

dari ayat 16-18 bisa diliat kerendahan hati dari raja Daud ini...
Daud menyadari.. walau dia adalah raja.. tapi ada Raja yang adalah Raja di atas segala raja... dia ingat akan yang diatasnya.. Daud ingat bahwa Tuhanlah yang telah memberikan dia begitu banyak hal, hingga saat ini dia bisa menjadi raja.. dia dan keluarganya..
ayat 17.. Daud bahkan begitu memuji Allah, karna Allah membuat janji bahwa keturunannya nanti akan membangun "rumah" buat Tuhan..
hmm.. inilah kerendahan hati dari Daud..
ketika mendapat jawaban tidak, ia justru melihat Allah, dan memuji Dia yang selama ini menyertai Dia. Dia memuji Allah karna nantinya keturunannya akan dipakai untuk membangun bait Allah.. walau bukan dia yang akan membangun "rumah" itu... dia memuji Allah karna keturunannya akan dipakai nantinya.. ia merasa bahwa Tuhan bahkan memperlakukan dia sebagai seorang pembesar.. Daud sadar akan ketidaklayakan dia untuk membangun rumah buat Tuhan.. hmmm.. intinya di ayat 17 mpe 18, dapat dilihat kerendahan hati dari raja ini...

setelah itu dia juga mengingat akan bangsanya.. ingat akan Allah yang telah menyelamatkan bangsa Israel.. sekali lagi dia memuji Allah..
kemudian masuk dalam bagian permohonan.. yang diminta Daud ga muluk2.. tapi dia meminta agar.. keturunannya tetap merasakan kasih Tuhan.

hmm... baiklah.. sampai di sini aja ah.. hahahah.. aku emang sulit untuk bisa menceritakan isi khotbah hingga begitu jelas.. jadina agak ga teratur.. hehehehhe.. tapi... aku ingin menyimpulkan...

satu reaksi yang sangat mengejutkan aku..
ketika dijawab tidak oleh Tuhan, Daud sadar akan ketidaklayakannya.. dan berdoa dengan kerendahan hati yang amat besar...

ketika aku kembali merefleksikan diri...
apa yang akan aku lakukan ketika doaku dijawab tidak oleh Tuhan?

adakah aku mengingat akan berkat Allah yang begitu besar selama ini? sehingga ketika doaku dijawab tidak sekalipun, kebaikan Allah tidak akan tergantikan dengan begitu mudahnya dengan jawaban tidak itu...
yah.. maksud aku sih.. hmm.. misal aku ga dijawab doa oleh Tuhan.. kemudian aku marah gitu.. tanpa mengingat kebaikannya selama ini.. jadi aku menggantikan kebaikan selama ini, dengan jawaban tidak.. jadi marah gitu...
hmmmm... apakah aku bakal seperti itu? atau aku bisa dengan kerendahan hati berdoa seperti Daud?

Daud.. berhasil..
karna dia hidup bukan hidup yang hari ini saja..
tetapi dia hidup dengan melihat masa lalu, dan melihat ke atas, melihat Allah yang telah menyertai dia..
hidup di saat ini.. dan melihat ke atas, bertanya apa yang Tuhan mau dia lakuin di hidup hari ini?
dan hidup dengan melihat masa depan, dan melihat ke atas, melihat Allah yang pasti akan memimpin dan menyertainya..

oh, Tuhan.. ajar aku seperti Daud ini.. yang selalu melihat ke atas.. selalu melihat Allah.. pandangan di hidupnya hanya tertuju pada Allah...
kiranya aku pun bisa diikat kesombonganku, dan mampu untuk sadar akan ketidaklayakan, kelemahanku.. dan bisa merendahkan diri sepenuhnya di hadapan Tuhan...

inilah berkat rohani yang aku dapatkan...
berkat rohani yang tak ternilai.. Firman Tuhan yang begitu dalam.. yang kembali menegur aku, tetapi juga membukakan mata hatiku pada Allah.. berkat rohani ketika bisa menikmati waktu doa.. berkat rohani yang tidak akan bisa diberikan oleh dunia...

thx God for todae... ^^