Tuesday, December 22, 2009

Kar'na terlalu miskin...

Teringat dengan khotbah KKR PO BiNus sabtu, 19 Desember yang lalu... 1 hal yang dibukakan ketika perenungan Firman ini, adalah sesuatu yang tidak pernah aku dengar hingga hari itu juga..

Berkaitan dengan cerita Kelahiran Sang Juruselamat.. sudah terlalu sering membaca ayat Firman yang bercerita bahwa Kristus dilahirkan di kandang yang hina, ditemani kambing dan domba, dibungkus dengan lampin, dan dibaringkan di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. (Lukas 2:7)

Selama ini aku dan mungkin kamu pernah mendengar, bahwa Maria melahirkan di kandang yang hina karena semua penginapan penuh dan tidak ada lagi tempat bagi Maria dan Yusuf.. Namun, pembicara (Pdt. Erick Sudharma) membukakan 1 yang lain.. Tidak ada tempat bagi Maria dan Yusuf di rumah penginapan karena mereka terlalu miskin untuk bisa menginap di rumah penginapan..

Waktu mendengar statemen tersebut, hati terasa tersayat... Kristus yang adalah Allah, yang begitu mulia, rela menjadi manusia di dunia yang bobrok, bahkan hidup di antara keluarga yang sangat miskin, yang terlalu miskin hingga tidak sanggup untuk membayar biaya sewa penginapan di rumah penginapan..

Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.


1 perenungan lagi.. akan betapa besarnya kasih Allah pada kita, hingga mau melakukan ini semua..

Ga kebayang betapa besarnya kasih-Nya. dan betapa bodohnya aku yang terlalu sering mengecewakan bahkan menyakiti hati Dia yang sangat mengasihi aku..

Respon yang seharusnya adalah juga mengasihi Dia, yang terlebih dulu mengasihi kita dengan kasih yang sempurna.
Takut menyakiti hati-Nya.. karena mengasihi Dia, yang terlebih dulu mengasihi kita dengan kasih yang sempurna.

Dan kar'na itu juga belajar taat di saat apapun yang terjadi.. walau di keadaan yang paling buruk sekalipun...

Mampukan aku ya, Tuhan..

No comments: