Saturday, December 25, 2010

MERRY CHRISTMAS!!!

Renungan kemaren malam ditutup dengan menyadari.. bahwa Allah sudah membuat alur di dalam hidupku.
Dan the end of yesterday's chapter adalah sukacita MERRY CHRISTMAS!!!!!!

It's Christmas Time !!! ^^

Terbangun dengan perasaan menunggu-nunggu! Menunggu-nunggu untuk bertemu dengan-Nya di Christmas day ini. ^^

Sebelum ibadah dimulai, aku menikmati latihan terakhir dari orkestra. Mantap!!
Menikmati juga waktu memperhatikan orang-orang di sekitar. Ada yang mungkin terlihat biasa-biasa saja, namun ada sukacita ketika melihat wajah-wajah yang bersukacita mengikuti ibadah di Christmas day ini.

Ibadah kemudian dimulai. Puji-pujian yang agung, choir dan orkestra yang Tuhan pakai untuk menyanyikan pujian yang indah nan megah. Hingga akhirnya aku bertanya dan berkata... Tuhan... bukan ini.. puji-pujian ini berlirik agung, ditemani musik yang megah nan indah. tapi bukan ini... bukan ini yang memuliakan Tuhan... hingga akhirnya aku diberikan jawaban oleh-Nya melalui hamba-Nya yang membawakan Firman.

Bukan puji-pujian yang agung nan megah yang memuliakan Allah. Tetapi hidup yang diubahkan dari orang-orang yang dikasih-Nya, itulah yang memuliakan Allah.

apalah artinya puji-pujian yang agung, megah dan indah itu, kalau tidak ada hati dan hidup yang diubahkan di Natal ini?
Christmas akan berarti, jika kita mengalami hidup yang diubahkan dan memuliakan Dia.

Sungguh tidak mudah!
aku tahu Dia itu Tuhan. tapi aku ingin menguasai hidupku sendiri. aku ingin mengatur hidupku. tak mau diatur oleh-Nya!


Hei!
Tuhan bukanlah Raja di atas segala raja tok. Tuhan adalah Raja di atas segala raja, yang datang untuk menggembalakan domba-domba-Nya. Dan Gembala itu siap berkorban bagi domba-domba-Nya!

Maka...
mengapa aku tidak membiarkan Dia mengintervensi hidupku?

orang terkenal, orang yang dihormati, atau mungkin kekasih yang kita tunggu-tunggu bisa mengintervensi hidup kita jika mereka mau datang mengunjungi kita, padahal mungkin hasil intervensi itu adalah kerugian bagi kita.

lalu mengapa tidak membiarkan Raja di atas segala raja, Gembala agung yang sudah berkorban dan siap menuntun domba-domba-Nya, untuk mengintervensi hidup kita?
tidak ada kerugian jika Dia yang mengintervensi hidup kita, apapun bentuk intervensi itu.

...

di akhir ibadah.. Ia merancangnya. Ditutup dengan choir tanpa orkestra yang megah. Namun tidak kah puji-pujian itu indah?
Sesungguhnya suara ini lah instrumen yang begitu indah yang Tuhan berikan secara gratis!
Maka pujilah Dia dengan suaramu! :D

...

Alur ibadah, Ia rancang untuk menjadi alur hidup ku juga.
Aku bertanya, Ia menjawab.
dan apa alasan hingga aku tidak meresponi-Nya? :)

Merry Christmas! ^^

No comments: