malam 22 desember rasanya letih sekali.
serasa tidak ada pengharapan.
capai tubuh, capai hati.
dan aku berdoa.
pagi hari tubuh serasa remuk..
tapi bersyukur sekali masih bisa bangun.
bersiap ke kantor, dan ternyata dianya ketiduran.
menunggu dan akhirnya pergi.
berharap mendapatkan kelancaran dan memohonnya dalam doa.
juga berharap bisa melewati hari itu..
tidak seperti biasanya.
biasanya aku berangkat lebih pagi dan harus mengantri begitu lama.
namun hari itu. berangkat tidak seperti biasanya, tetapi sesampainya di tempat antrian, aku sudah mendapatkan tempat untuk berdiri.
tidak seramai biasanya, mungkin karena libur? :p
yang pasti aku bersyukur dan aku tahu Tuhan menghiburku dengan menjawab permohonanku.
menjalani hari itu..
sungguh bersyukur kalau bisa bertahan hingga akhirnya.
kukira aku akan tepar di tengah jalan.
lelah di pikiran, namun siapa sangka aku masih beroleh kekuatan untuk berjalan pulang.
tidak pulang tepat jam 5, tetapi sengaja mengulur sedikit waktu.
siapa sangka waktu itulah waktu yang tepat?
sampai di tempat antrian dan lagi-lagi tidak sempat mengantri, sudah ada tempat.. kali ini untuk diduduki.
tidak kah Dia memimpin?
Dia menghiburku dengan memberikan yang lebih yang tidak kusangka dan tidak kupikirkan.
berjalan pulang, dan aneh sekali.. lelah pikiran yang tadi memusingkanku, mulai berkurang.
siapa sangka aku bisa turun dan berjalan dengan tubuh yang seolah-olah tidak lelah?
diteruskan menjalani hari hingga di subuh hari.
siapa sangka aku bisa bertahan hingga di jam seperti itu?
kusangka akan seperti ini dan seperti itu
tetapi Ia menjaga memelihara dan menghibur
tak kusangka akan seperti ini dan seperti itu
tetapi Ia mengerjakannya dan menghiburku
wow..
how can i not thank you, Lord .. :)
No comments:
Post a Comment