Friday, December 31, 2010

in the dawn

honestly, this time is the best time i think..
no sound, everyone is sleeping, just the tick sound, and the fan.
the best time to write this melancholy post.
hahaha..

if i close my eyes n think.. there are still many things not done.
just like the pop-up-windows, they pop up to the left then to the right of my head.

in this quite time.. i wanna to talk with you, Lord..
but without any pop-up-windows..

wanna to throw out all of them, but stil.. they must be done.

huff... it is the last day, Lord..
i want to be with you, without others..

i love sleeping, but i don't wanna to sleep now..
wanna to be with you..
to think about this year...

huff..
this is the last day, Lord..

how amazing if i still alive..

suddenly, when i want to think about what have happened this year, it's a blank..
there so much things have happened..
but i can't remember them now..
maybe because of the dawn time...

dear lord...
let me just say.. thank you...
thank you for this year...
thank you for allllllllll thingssss.......

huff....
time for sleep....

happy last day of 2010.

Saturday, December 25, 2010

MERRY CHRISTMAS!!!

Renungan kemaren malam ditutup dengan menyadari.. bahwa Allah sudah membuat alur di dalam hidupku.
Dan the end of yesterday's chapter adalah sukacita MERRY CHRISTMAS!!!!!!

It's Christmas Time !!! ^^

Terbangun dengan perasaan menunggu-nunggu! Menunggu-nunggu untuk bertemu dengan-Nya di Christmas day ini. ^^

Sebelum ibadah dimulai, aku menikmati latihan terakhir dari orkestra. Mantap!!
Menikmati juga waktu memperhatikan orang-orang di sekitar. Ada yang mungkin terlihat biasa-biasa saja, namun ada sukacita ketika melihat wajah-wajah yang bersukacita mengikuti ibadah di Christmas day ini.

Ibadah kemudian dimulai. Puji-pujian yang agung, choir dan orkestra yang Tuhan pakai untuk menyanyikan pujian yang indah nan megah. Hingga akhirnya aku bertanya dan berkata... Tuhan... bukan ini.. puji-pujian ini berlirik agung, ditemani musik yang megah nan indah. tapi bukan ini... bukan ini yang memuliakan Tuhan... hingga akhirnya aku diberikan jawaban oleh-Nya melalui hamba-Nya yang membawakan Firman.

Bukan puji-pujian yang agung nan megah yang memuliakan Allah. Tetapi hidup yang diubahkan dari orang-orang yang dikasih-Nya, itulah yang memuliakan Allah.

apalah artinya puji-pujian yang agung, megah dan indah itu, kalau tidak ada hati dan hidup yang diubahkan di Natal ini?
Christmas akan berarti, jika kita mengalami hidup yang diubahkan dan memuliakan Dia.

Sungguh tidak mudah!
aku tahu Dia itu Tuhan. tapi aku ingin menguasai hidupku sendiri. aku ingin mengatur hidupku. tak mau diatur oleh-Nya!


Hei!
Tuhan bukanlah Raja di atas segala raja tok. Tuhan adalah Raja di atas segala raja, yang datang untuk menggembalakan domba-domba-Nya. Dan Gembala itu siap berkorban bagi domba-domba-Nya!

Maka...
mengapa aku tidak membiarkan Dia mengintervensi hidupku?

orang terkenal, orang yang dihormati, atau mungkin kekasih yang kita tunggu-tunggu bisa mengintervensi hidup kita jika mereka mau datang mengunjungi kita, padahal mungkin hasil intervensi itu adalah kerugian bagi kita.

lalu mengapa tidak membiarkan Raja di atas segala raja, Gembala agung yang sudah berkorban dan siap menuntun domba-domba-Nya, untuk mengintervensi hidup kita?
tidak ada kerugian jika Dia yang mengintervensi hidup kita, apapun bentuk intervensi itu.

...

di akhir ibadah.. Ia merancangnya. Ditutup dengan choir tanpa orkestra yang megah. Namun tidak kah puji-pujian itu indah?
Sesungguhnya suara ini lah instrumen yang begitu indah yang Tuhan berikan secara gratis!
Maka pujilah Dia dengan suaramu! :D

...

Alur ibadah, Ia rancang untuk menjadi alur hidup ku juga.
Aku bertanya, Ia menjawab.
dan apa alasan hingga aku tidak meresponi-Nya? :)

Merry Christmas! ^^

Christmas and Me

Natal, dirayakan setiap tahunnya. Untungnya, masih banyak orang yang menanti-nantikan dan menunggu-nunggu hari natal ini, walau dengan berbagai motivasi. :)

Di tengah segala kepadatan, aku berusaha untuk berkata stop! dan aku harus menyiapkan diri untuk menyambut natal yang meaningful.

Sudah mengikuti 2 kali natal sebelumnya, tapi tetap saja menunggu-nunggu yang di tanggal 24 dan 25 desember ini. :D
Bukan kebetulan kalau bisa menghadirinya. Dan sungguh bersyukur boleh dapetin the meaningful christmas. :)

Silsilah kelahiran Kristus adalah sacred (kudus), walau demikian di dalam silsilah itu Allah memakai orang-orang yang berdosa, ntah itu pembunuh, ataupun penzinah, tetapi.. Tuhan masih pakai orang-orang ini dan mereka menjadi bagian dalam silsilah yang kudus itu.

Yekhonya, dinubuatkan tidak akan ada di dalam garis keturunan silsilah ini, namun diberikan kesempatan kedua, diangkat dan dianugerahkan untuk dituliskan namanya dalam silsilah ini.

Inilah makna natal. Natal adalah saat pendamaian, berdamai dengan Allah, berdamai dengan sesama.

Bukan suatu kebetulan.. Setengah jam sebelum aku berangkat ke gereja, seorang pembicara mohon maaf lahir dan batin denganku, dan aku menanggapi dengan bercanda, namun ia mengingatkan, bahwa itulah makna natal!
Dan aku benar-benar mengerti ketika Tuhan boleh bukain di christmas eve ini. :)
Bahkan sebelum aku berangkat ke gereja, Ia sudah menyiapkanku untuk menikmati christmas yang meaningful ini. ^^

"Cukup sudah! Cukup sudah untuk terus-menerus berdosa! Cukup sudah!"
Berkali-kali panggilan ini diserukan.
"Cukup sudah hidup untuk diri sendiri!"
Dan Allah memanggil orang-orang yang dikasihi-Nya, untuk pulang dan kembali kepada-Nya.

Namun ada ketakutan.. ketakutan untuk tidak bisa setia hingga akhirnya. ketakutan jikalau kembali jatuh dan berdosa. Ketika aku seperti itu, maka Ia berkata lewat lilin yang menyala : "mintalah agar Terang itu yang membimbingku dan menyinari, di tengah kegelapan yang masih ada padaku"

tidak sampai di sana saja.
apalah artinya lilin-lilin yang menyala?
"ku harus teruskan berita ini. ku harus teruskan Terang ini."

Christmas and me.
Berdamai dan pulang kembali pada-Nya.
Menjadi bagian dalam mengerjakan keselamatan dari Allah.
Berbagian dalam silsilah ini.

Thank you, Lord... for the really meaningful christmas...

Friday, December 24, 2010

December, 23 2010

malam 22 desember rasanya letih sekali.
serasa tidak ada pengharapan.
capai tubuh, capai hati.
dan aku berdoa.

pagi hari tubuh serasa remuk..
tapi bersyukur sekali masih bisa bangun.
bersiap ke kantor, dan ternyata dianya ketiduran.
menunggu dan akhirnya pergi.
berharap mendapatkan kelancaran dan memohonnya dalam doa.
juga berharap bisa melewati hari itu..

tidak seperti biasanya.
biasanya aku berangkat lebih pagi dan harus mengantri begitu lama.
namun hari itu. berangkat tidak seperti biasanya, tetapi sesampainya di tempat antrian, aku sudah mendapatkan tempat untuk berdiri.
tidak seramai biasanya, mungkin karena libur? :p
yang pasti aku bersyukur dan aku tahu Tuhan menghiburku dengan menjawab permohonanku.

menjalani hari itu..
sungguh bersyukur kalau bisa bertahan hingga akhirnya.
kukira aku akan tepar di tengah jalan.
lelah di pikiran, namun siapa sangka aku masih beroleh kekuatan untuk berjalan pulang.
tidak pulang tepat jam 5, tetapi sengaja mengulur sedikit waktu.
siapa sangka waktu itulah waktu yang tepat?

sampai di tempat antrian dan lagi-lagi tidak sempat mengantri, sudah ada tempat.. kali ini untuk diduduki.
tidak kah Dia memimpin?
Dia menghiburku dengan memberikan yang lebih yang tidak kusangka dan tidak kupikirkan.
berjalan pulang, dan aneh sekali.. lelah pikiran yang tadi memusingkanku, mulai berkurang.
siapa sangka aku bisa turun dan berjalan dengan tubuh yang seolah-olah tidak lelah?

diteruskan menjalani hari hingga di subuh hari.
siapa sangka aku bisa bertahan hingga di jam seperti itu?

kusangka akan seperti ini dan seperti itu
tetapi Ia menjaga memelihara dan menghibur

tak kusangka akan seperti ini dan seperti itu
tetapi Ia mengerjakannya dan menghiburku

wow..
how can i not thank you, Lord .. :)

Saturday, December 11, 2010

grace alone

satu lagi event yang telah berjalan.
event yang Tuhan pake untuk mengajariku banyak hal. sangat banyak...

di dalam keterbatasan-keterbatasan dan semua kelemahan panitia, Allah yang berkuasa, yang setia pada janji-Nya, Dia lah yang memelihara dan menyertai event ini.

tidak sedikit tekanan, tidak sedikit air mata, tidak sedikit rasa capai, tidak sedikit keraguan
dan apakah yang bisa dibanggakan dengan hal-hal yang tidak sedikit itu? tidak ada.
tidak ada yang bisa dibanggakan.

tetapi di dalam kelemahan, kami justru mengalami Allah.
1 hal yang paling aku nikmati sebelum event RKK ini berjalan adalah aku ditegur, aku dikuatkan, aku dihibur dengan kesadaran bahwa... Allah lah yang terlebih rindu akan adanya event RKK ini.
bukan kami yang terlebih rindu.
tapi Allah.
karena teguran, kekuatan, dan penghiburan itulah, maka aku lepaskan semua keraguan, dan aku kembali memegang janji-Nya. karena Dia lah yang terlebih rindu akan berjalannya acara ini, maka Dia lah yang akan memimpin dan menyertai acara ini.

ketika masuk ke hari kamis itu, aku deg-degan...
deg-degan karena tegang akan event ini.
dana masih ga cukup, peserta banyak yang batal.
maka aku deg-degan.

ketika menginjakkan kaki di tempat berkumpul menunggu peserta, aku mulai menikmati bahwa RKK ini akan dimulai.
ketika semua peserta sudah naik ke bus dan bus mulai berjalan, aku mulai menikmati bahwa RKK ini akan segera dimulai.
ketika akhirnya sampai di tempat retret yang tidak kami survey sebelumnya, aku mulai menikmati bahwa RKK ini sudah pasti berjalan.
dan ketika memulai mendoakan sesi pertama 15 menit sebelumnya, aku menikmati bahwa Tuhan, akhirnya RKK ini dimulai dan keraguan 100% hilang.

sesi demi sesi terlewati.
sharing demi sharing dilakukan.
Firman demi Firman, Tuhan taburkan.
teguran, penguatan, penghiburan, Ia berikan.
dan janji serta penyertaan-Nya tidak pernah Ia lalaikan.

di akhir sesi closing, aku pun boleh dengan penuh ucapan syukur, dengan penuh kesadaran akan janji yang Ia genapi, penyertaan yang Ia kerjakan, aku boleh sadar... bahwa semua ini boleh terjadi karena anugerah-Nya.
It's only by His grace.

dana mencukupi bahkan surplus.
peserta menikmati Allah dan Firman-Nya.
Allah menyatakan bahwa Ia mengasihi kampus Binus.
dan doa-doa 2 tahun yang lalu, tidakkah terjawab?

bagiku.. inilah jawaban doa dari mereka yang sungguh-sungguh berdoa 2 tahun yang lalu.

dan kami ini para penerus.
kami patut terus mendoakannya.
dan akan melihat janji dan penyertaan, penyataan kasih dari Allah kepada pribadi-pribadi di kampus ini.

how can i say thanks for all the things You have done for us...
it's only by Your grace.
thank you, Lord...

Monday, December 6, 2010

nearer my God, to Thee

kemaren ngoborol dengan 1 kakek sementara nunggu teman.
umurnya 86 tahun, tetapi kelihatan masih sehat.
yang dilakukan adalah pagi sampai sore setiap hari senin sampai sabtu di CL or CP. jalan-jalan menghabiskan waktu sendiri. di hari minggu setelah gereja juga lagi-lagi melakukan kegiatan yang sama.
katanya : daripada di rumah. bosan...

aku lupa.. antara 15 atau 16 tahun yang lalu, isterinya sudah meninggal.
huff.. saat dia menceritakan tentang itu, aku hampir menangis.
betapa kosongnya.. 15 atau 16 tahun itu dia harus hidup sendiri.
ya. punya keluarga. anak dan cucu. tapi tetap saja..
apa sih alasannya ke cl or cp pagi mpe sore klo ada yang menemani?
menurutku karna kesepian itu lah..

huff... janji ikatan pernikahan bener-bener kandas ketika seorang di antaranya sudah menemui ajalnya.

satu sisi. tersadarkan akan kesepian ketika kita sudah menjadi tua. ada rasa kehilangan yang besar ketika kita sudah tua, anak sudah kerja, dan kehilangan pasangan hidup kita.
*jadi teringat dengan kung2 (kakek).. tidak lama setelah pho2 (nenek) meninggal, kung2 pun meninggal. walau tinggal bersama anaknya, tetap saja ia merasa kesepian dan akhirnya meninggal juga.. sedihnya...*

rasanya begitu kesepian ketika sudah tua.

tetapi.. aku jadi paham sesuatu juga.. maka dari itu kita harus 'membenci ayah, ibu, saudara, teman, dsb'. Maksudnya adalah.. mereka tidak menjadi yang terutama dalam hidup kita, tapi Tuhan.
ketika sukacita terbesar di dalam hidup, yang terutama di dalam hidup adalah Tuhan, walau ada kesedihan mendalam, tetapi tetap saja dekat pada Tuhan itulah kerinduanku.

inilah yang aku dapatkan di hari yang sama, ketika ktb pemusik.
aku sangat terberkati lewat lagu ini. mem-PA-kan lagu nearer my God, to Thee..
betapa indahnya lyric lagu ini...

walau hidup dalam kegelapan, penuh kekerasan, aku, seorang musafir ini, tetap merindukan untuk bertemu dengan Tuhan, makin dekat dengan Dia, Tuhanku.
walau ada kesedihan yang mendalam, namun aku sadar bahwa semua itu agar aku makin dekat dengan Dia, Tuhanku.
ketika aku terbang di langit, matahari, bulan dan bintang tidak kuperhatikan. mereka tidak menjadi perhatianku. karena aku ingin terbang terus ke atas.. untuk makin dekat dengan Dia, Tuhanku.

still all my song shall be nearer my God, to Thee..

1. Nearer, my God, to thee, nearer to thee!
E'en though it be a cross that raiseth me,
still all my song shall be,
nearer, my God, to thee;
nearer, my God, to thee, nearer to thee!

2. Though like the wanderer, the sun gone down,
darkness be over me, my rest a stone;
yet in my dreams I'd be
nearer, my God, to thee;
nearer, my God, to thee, nearer to thee!

3. There let the way appear, steps unto heaven;
all that thou sendest me, in mercy given;
angels to beckon me
nearer, my God, to thee;
nearer, my God, to thee, nearer to thee!

4. Then, with my waking thoughts bright with thy praise,
out of my stony griefs Bethel I'll raise;
so by my woes to be
nearer, my God, to thee;
nearer, my God, to thee, nearer to thee!

5. Or if, on joyful wing cleaving the sky,
sun, moon, and stars forgot, upward I fly,
still all my song shall be,
nearer, my God, to thee;
nearer, my God, to thee, nearer to thee!

Thursday, December 2, 2010

1

menjadi 1 tidak mudah. karena begitu banyak perbedaan.
perbedaan karakter, perbedaan sudut pandang, perbedaan pikiran, dsb.

ditambah dengan banyak kegiatan.
kegiatan a didelegasikan ke orang2 a.
kegiatan b didelegasikan ke orang2 b.

yang menjadi orang2 a mengerjakan mati-matian bagiannya.
yang menjadi orang2 b juga demikian.

orang2 c yang tidak mendapat delegasi sebenarnya juga banyak kegiatan.

tapi akan dengan mudahnya orang2 a merasa bekerja sendiri.
begitu juga dengan orang2 b.

delegasi dengan tujuan tidak semua mengerjakan hal yang sama.

delegasi dengan kesadaran betapa banyaknya kegiatan.

semuanya tadinya 1 tujuan.

tapi dipecahkan dengan berbagai kondisi.

apakah a dapat berkata-kata?
a sudah mengucapkannya.

a sudah mengatakan yang lain-lain tidak bisa menjadi alasan.

dan tidak bisa menjadi alasan.

dan tidak bisa menjadi alasan.

...

a tidak punya hak untuk berkata-kata.

a tidak bisa berkata apa-apa.

a tidak bisa menyalahkan siapa-siapa.

a tidak berhak meminta perhatian.

a tidak berhak meminta pengecualian.

a tidak berhak meminta pengertian.

a tidak berhak apa-apa.

bahkan a tidak berhak mengatakan maaf.

a tidak bisa berbuat apa-apa.

ah.. susahnya 1 itu.

Wednesday, December 1, 2010

December ...

Masuk deh ke bulan Desember..
tidak berasa...

ada perasaan sedih ketika memasuki bulan Desember tahun ini.
ada juga perasaan khawatir.
bercampur perasaan takut.
juga perasaan tegang.

waktu berjalan dan terus berjalan.

tik..
tak..
tik...
tak...