Friday, August 6, 2010

Pekerjaan Allah di masa lampau

Judul dari LAI untuk Mazmur 105 : "Puji-pujian atas segala perbuatan Allah di masa lampau"

Ketika merenungkan bagian ini, aku melihat indahnya penulis dalam menceritakan perbuatan Allah di masa yang telah lalu pada bangsa Israel. Betapa Allah menjaga bangsa ini di tengah segala kebebalannya. Dan lebih dalam lagi ngomongin tentang ketegaran hati Israel dan kasih setia Allah, dituliskan di Mazmur 106.
Betapa mazmur-mazmur ini begitu indah dan walaupun aku tidak tahu perasaan penulis saat itu bagaimana, tetapi benar2 merasakan emosi dari penulis ketika menuliskan Mazmur ini. Emosi untuk menceritakan tentang Allah.

Aku pun kemudian berpikir, apa yang telah Allah perbuat di masa lampau? Banyak sekali... Tentu banyak sekali.. Namun ada beberapa chapter dalam hidupku yang membuatku semakin mengenal Dia. Dan aku ingin menuliskannya di postingan kali ini. Karena aku takut jikalau aku lupa akan perbuatanNya di masa lampau karena terlalu melihat dunia di masa ini.

Aku ingat pertama kalinya momen dimana aku tahu Tuhan mendengar doa anakNya. Tidak tahu kapan tepatnya, tapi aku masih usia SD. Ada masalah dalam keluarga dan sepertinya waktu itu banyak yang datang untuk menagih sesuatu (aku tidak tahu apakah itu menagih hutang atau apa). Aku juga ingat saat itu terlihat wajah mama dan papa yang sepertinya takut untuk bertemu orang. Pagi itu jam 9, dan aku melihat 1 bapak yang beberapa hari ini sering datang, dan sepertinya selalu menagih sesuatu. Aku lupa saat itu orang tuaku ada di rumah atau ngga, tapi aku kasi tau bapak itu, "mama papa ngga di rumah". Dan ternyata.. orang itu sangat penting, jarang2 dia bisa ke rumah karena jadwalnya yang sangat sibuk... Akhirnya aku kaget dan di tengah aku yang masih anak2 dan masih tidak yakin Tuhan itu bakal dengar doa atau ga, aku berdoa : "Tuhan, aku salah. Tolong dong munculin orang itu lagi jam 3 sore.." Dalam hati aku berdoa berkali-kali akan hal ini. Dan aku ingat waktu itu, dari sebelum jam 3, aku ada di rumah nenek bersama mama. Aku terus berdoa seperti itu dengan rasa takut. Dan keajaiban terjadi! Pas jam 3 papa telpon, suruh mama pulang karena orang itu balik lagi. Wow... Ini adalah hal yang sangat jarang bisa terjadi. Orang sibuk itu bisa datang ke rumahku 2 x dalam 1 hari... Tanpa diminta oleh orang tuaku. Bahkan di jam yang sama dengan permintaanku..
Momen ini adalah momen di mana aku yang masih kecil mengenal Allahku, bahwa Ia mendengar doaku, dan Ia menjawabnya. Padahal aku sadar doaku itu cukup memaksa.. Tapi momen ini adalah momen berharga. pengenalan pertamaku pada Allah. :)

Banyak kejadian mujizat yang aku alami berikutnya, ntah aku sakit dan berdoa meminta kesembuhan dan Tuhan sembuhkan, ntah itu HPku diperbaiki, ntah itu teman yang belum percaya akhirnya perlahan bisa rindu mengenal Tuhan, dan banyak hal lain lagi. Tetapi inilah batu pertama pengenalanku akan Allah yang hidup! :D

No comments: