Thursday, August 12, 2010

Bangunlah! Makanlah!

Mencoba membagikan yang aku dapatkan kemarin di Persekutuan Doa Gereja.

Hidup seperti jetcoaster.. Kalo kita naik jetcoaster, mungkin ada yang hanya tegang ketika jetcoaster itu naik, atau mungkin ada yang hanya ketika jetcoaster itu turun. Tetapi... bagi banyak orang (termasuk saya) jetcoaster itu menegangkan, baik waktu naik ataupun turun.... Dan kalo naik jetcoaster, ga ada kata diam dan berhenti... kita tidak akan diberi waktu untuk menikmati terlebih dulu pemandangan indah dari puncak jetcoaster... kita akan langsung dibawa turun dengan kecepatan yang begitu cepat...

Elia juga pernah mengalami kehidupan seperti itu. Saat itu Elia baru saja mengalahkan 400 nabi Baal.. Elia baru mencapai puncaknya.. Dan tanpa ada waktu untuk celebration (walaupun tentunya bangsa Israel bersukacita karena kekalahan nabi2 Baal itu), Elia mengalami 1 ketakutan karena Izebel mau membunuhnya... Maka dari itu Elia pergi melarikan diri dari Izebel. Ditulis dalam Keluaran 19:4b bahwa Elia berkata ia mau mati. Elia mengalami keletihan hidup dan keletihan pelayanan. Tetapi kemudian ada campur tangan yang begitu indah dari Allah.
Malaikat mendatangi Elia 2 x, dan berkata "Bangunlah! Makanlah!"
Kenapa harus bangun dan makan?
Karena kalau tidak, perjalanan berikutnya akan terlalu jauh bagi Elia (ayat 7b).
Elia bangun, makan dan kemudian meneruskan perjalanannya.

Kita juga sering mengalami hal seperti ini. Ketika kita sedang berada di posisi atas, banyak orang2 yang tidak suka dan berusaha menjatuhkan kita. Dan kita tidak tenang ketika berada di puncak. Apalagi ketika kita merosot begitu rupa, hingga hidup kita sedang turun. Kita kehilangan begitu banyak hal dan kita tidak tenang karena memikirkan kehilangan kita..
Ketika mengalami beban berat, kita pun sering seperti Elia, ingin mati rasanya.
Rasanya hidup dipenuhi dengan rentetan kerjaan, kejadian, masalah dan tidak terasa tahun demi tahun berlalu begitu saja. Tanpa kita sempat untuk 'menghela nafas'.

Tetapi Tuhan berkata kepada kita : "Bangunlah! Makanlah!"
Kita perlu bangun.. kita perlu makan... dan yang kita butuhkan adalah makanan rohani.. karena itu sangat penting bagi kita untuk memiliki waktu untuk menikmati Firman-Nya dan menikmati waktu untuk berdoa pada-Nya. Karena ketika berdoa, kita pun mendapatkan kekuatan.
Jikalau kita sudah terlalu frustasi dengan masalah-masalah kita, dengarlah panggilan Tuhan bagi kita : "Bangunlah! Makanlah!"
Dan biarlah kita meresponi Tuhan. Kita bangun dan kita makan. Karena ada jetcoaster berikutnya yang akan kita hadapi.

Marilah menghadapi hidup ini dengan tetap berserah, berharap, berpegang pada-Nya. Dan peliharalah hubunganmu secara pribadi dengan Tuhan. :)

No comments: