Friday, March 19, 2010

illfeel

Dua hari ini aku berpikir tentang kata "illfeel". Pertama kalinya mengenal kata ini ketika sudah terlibat dalam pelayanan di kampus. Yah... parah juga sih. menemukan kata ini di dalam pelayanan..

Aku berpikir sebenarnya apa sih akibat dari illfeel ini? Dan mencoba mengaitkan ke Alkitab.. kira2 sebutan apa yang ada di Alkitab, yang mirip2 kata illfeel ini.

Sejujurnya aku juga belum pasti arti kata ilfeel itu. Namun bagiku kata illfeel ini mungkin mirip dengan frase "kasih yang menjadi dingin", yang ada di Alkitab. Aku tidak tahu dan tidak mempelajari berapa kali kata/frase/istilah ini dipakai di Alkitab. Namun aku hanya mengingat yang ada di Matius 24:12.

Teringat akan khotbah yang pernah aku dengar. Intinya pembicara berkata bahwa adanya perang, kelaparan, dan gempa hanyalah awal dari akhir zaman. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah ketika kasih menjadi dingin. Untuk menjelaskan kasih yang menjadi dingin ini, aku rasa lebih baik aku menggunakan contoh.

Misal, aku sangat mengagumi seorang kakak rohani, bernama A. Aku melihat banyak teladan dari dia. Namun satu x ia tiba-tiba saja berubah, meninggalkan imannya, bahkan mengkhianati teman sesama kepengurusannya. Orang yang bagiku merupakan salah satu teladan, namun berubah seperti demikian, membuatku sakit hati dan rasa percaya pada orang lain semakin berkurang. Karena mungkin saja toh kakak-kakak rohani yang lain juga bakal seperti si A ini? Atau bahkan mungkin juga aku bakal seperti itu? [Jangan sampai!!!!!]

Yah.. itulah yang menyebabkan kasih menjadi dingin.. Dan aku rasa ini sedang terjadi di antara tubuh Kristus. Kasih pada sesama anggota tubuh Kristus terkikis dan menjadi dingin dan menyebabkan bertambahnya kesulitan untuk mempercayai orang lain. Ini yang aku rasa adalah yang dimaksud dengan kata illfeel itu.

Hm... bagiku keadaan illfeel dengan sesama orang percaya, atau kasih yang menjadi dingin di antara orang percaya, merupakan hal yang menakutkan. Karena penderitaan yang ada bukan berkaitan dengan fisik, namun dengan hati. Maka dari itu, selalu berdoalah agar kasih kita pada sesama tidak menjadi dingin, namun tetap hangat. Hati-hati juga menggunakan kata illfeel. Karena mungkin saja saat itu memang kasih kita sudah mulai menjadi dingin.

How good and pleasant it is when brothers live together in unity!
It is like precious oil poured on the head, running down on the beard, running down on Aaron’s beard, down upon the collar of his robes.
It is as if the dew of Hermon were falling on Mount Zion. For there the LORD bestows His blessing, even life forevermore.
~ Psalm 133 ~

No comments: