Wednesday, July 13, 2011

Karya Allah Dalam Retreat Pengurus PO Binus 2011 (8-10 Juli 2011)

2-4 Juni yang lalu, di dalam anugerah Tuhan aku bisa ikut dalam retreat yang diadakan dari gereja tempat aku beribadah. Di tengah kondisi kefrustasian rohani yang aku alami, Ia menarikku di dalam kesempatan retreat ini. Dan setelahnya, barulah aku bisa 'alive' atau 'hidup kembali'. Seperti yang pernah aku sharingkan sebelumnya.

Itulah awal mula karya Allah bagi retreat pengurus PO Binus di tahun 2011 ini. 
Allah punya kerinduan agar pengurus PO Binus ke depan adalah orang-orang yang melayani Dia karena mengasihi Dia. Allah rindu agar pengurus PO Binus tidak frustasi dengan kesalahan motivasi, kesalahan pandangannya terhadap visi, kesalahan fokus di dalam pelayanan yang ia kerjakan. Sehingga Ia terlebih dulu menceburkan aku ke dalam kedalaman kasih-Nya di retreat yang aku ikuti 2-4 Juni yang lalu itu. Dan kemudian memakaiku untuk membagikan kerinduanNya kepada setiap pengurus dan pelayan ke depan.


Singkat kata, setelah momen 'hidup kembali' itu, aku baru bisa membuat tujuan sasaran untuk retreat ini. Setelah bergumul, terbentuklah alur acara yang aku pikirkan. 
Sesi 1 dimulai dengan visi dan misi, diteruskan dengan sesi 2 dan 3 yang membicarakan tentang tantangan dunia yang dialami oleh pengurus PMK. Kemudian dilanjutkan dengan sesi 4 dan 5 mengenai spiritualitas pelayan dalam pelayanan yang ia kerjakan, diikuti PA yang mempelajari identitas Allah, kemudian sesi 6 berbicara tentang keseimbangan hidup, dan ditutup dengan persekutuan doa bersama yang bertujuan agar pengurus bisa mencicipi PD yang hidup. Diteruskan ibadah minggu yang mempelajari pemimpin yang rendah hati, dan kemudian sesi 7 mempelajari tentang persaudaraan dalam pelayanan dan ditutup dengan sesi closing bahwa Allah menyertai.


Cukup panjang lebar kutuliskan alur acara yang aku pikirkan itu. Hahaha... Tapi tentunya semua itu ada maksudnya.. Hohoho..
Singkat kata lagi... Di h-1 dan di hari h, akhirnya pembicara sudah pasti bahwa sesi 1-5 akan diubah, ntah itu alur, atau tujuan sasaran - nya. Aku takut dan bertambah takut.
Memang benar aku mengajak setiap pembicara ini untuk bersama-sama bergumul, namun betapa aku kaget ketika jawaban pergumulan itu baru pasti ketika h-1 dan di hari h-nya. Seakan-akan, -- jikalau menggunakan kata yang kasar --, alur acara yang telah kupikirkan serasa 'dirusak'...


Namun sesungguhnya, Tuhan sedang menjawab doaku. Sebelumnya aku berdoa agar Tuhan kembali membuatku takjub padaNya lewat retreat ini, dan inilah hasilnya. Ia seakan-akan 'merusak' alur acara yang ada, dan aku bersyukur, karena aku terlebih lagi mencari Dia ketika alur ini sudah 'rusak'.


Di akhir ibadah minggu, ketika sesi alone with God, aku boleh semakin melihat, sesungguhnya Tuhan telah menyempurnakan. Allah MENYEMPURNAKAN alur acara yang aku buat.
RETREAT INI BUKAN KERINDUAN HATIKU, TETAPI KERINDUAN HATINYA.
Tuhan terlebih dulu memiliki rancangan yang indah bagi setiap peserta yang ikut dalam retreat ini, dan betapa aku bersyukur kalau Ia boleh memakai hamba yang lemah ini untuk membagikan kerinduan hati-Nya.


Ia tidak hanya merancang alur acara... Tema dan lagu tema, itu juga adalah kerinduan hatiNya. Aku tidak memikirkan judul tema dan lagu tema dengan baik, namun akhirnya Ia menyatakannya.




"Use Us, Lord"

Kiranya ini yang terus menjadi kerinduan dan seruan hati kita, baik yang akan meneruskan pelayanan di PO Binus ini, ataupun kita yang akan melanjutkan panggilan untuk mengabdi bagi kemuliaanNya. Biarlah Allah Roh Kudus yang boleh bekerja lewat apa yang kita kerjakan, dan biarlah kita ini terus-menerus bekerja semaksimal, segiat mungkin, sehingga kita semakin melihat karyaNya bagi apa yang kita kerjakan.


Selamat terus melayani Allah karena Allah sudah terlebih dulu mengasihimu. ^^
God bless you all... :)

No comments: