Thursday, September 16, 2010

about life

Banyak orang yang senang dengan kehendak bebas. Tapi aku salah 1 orang yang bingung menggunakan kehendak bebas.

Manusia diberi kebebasan untuk memilih. Khususnya tentang bagaimana ia memilih untuk menjalani hidup. Intinya sih cuman 2 pilihan. Hidup untuk Tuhan atau hidup untuk diri.
Tapi di dalam menjalaninya, ada banyak pilihan.
Memilih untuk berdosa atau tidak. memilih untuk ngapain saat ini. memilih untuk makan atau tidak. memilih untuk tidur jam berapa. memilih untuk ini, memilih untuk itu. memilih pasangan hidup. memilih pekerjaan. memilih untuk marah atau berdiam. memilih untuk banyak hal.. bahkan mungkin semua bidang kehidupan.

Satu yang sering terlupakan adalah.. ketika memilih ini dan itu, sering kali lupa untuk kembali mengintegrasikan : Pilihan itu untuk Tuhan atau untuk diri?
Dengan mudahnya menjalani hidup dengan memilih melakukan apa yang diinginkan oleh diri sendiri, tanpa berpikir dan mengevaluasi.. apakah itu memuliakan Tuhan?

Kadang aku berpikir.. sebenarnya harus bagaimana menjalani kehidupan itu? pilihan yang mana yang benar?
Lagi-lagi... untuk mengetahui yang benar, harus tanya pada yang BENAR itu sendiri.
Dengan cara saat teduh, PA, doa, dan disiplin2 rohani lainnya.

Dan.. dalam menjalani kehidupan yang begitu singkat ini.. perlu terus bertanya : pilihan ini pilihan untuk diriku atau untuk Tuhan?

Begitu juga ketika aku menulis tulisan ini..

Masalahnya... manusia suka malas mikir.. kenapa ia melakukan hal itu.. dan malas mengevaluasi apakah itu untuk Tuhan.. karena terlalu sering mengerjakan hal yang untuk diri...

Akhirnya yang perlu dilakukan adalah menjadi orang-orang yang mau berjuang mengetahui kehendak Allah.

Semakin menyadari singkatnya hidup ini, ada 2 pilihan lagi.. mau berpikir dan bertanya terus : "Tuhan, apa hal konkrit dari tujuan aku hidup?" atau tetap saja tidak mau berpikir dan menjalani hidup dengan tidak lagi mencari tahu sebenarnya hidupku ini harus ke arah mana.

#TulisanUngkapanPikiran#

No comments: