Saturday, February 5, 2011

Hai Pemalas!

Hari ini mengikuti Persekutuan Sabtu dan mendapatkan teguran keras dari Tuhan. Aku seorang yang malas, dan aku akui itu. Aku juga seorang yang senang menunda-nunda. Hari ini ditegur keras oleh Tuhan.

Amsal 6:9-11
Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?
"Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" --
maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.

Amsal 24:30-34
Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi. Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.
Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran.
"Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring."
maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.

Seorang pemalas di kitab Amsal merupakan sebutan yang sama bagi pendusta, seorang yang tidak sabar (pemarah), yang tidak bisa mengendalikan lidahnya, seorang yang penuh dengan keinginan bernafsu, seorang yang tidak berakal budi. Dan pemalas itu adalah sebutan lain bagi orang yang tidak takut akan Tuhan.

Amsal 24:30-34 menuliskan bahwa orang ini punya harta yang banyak, tetapi ia malas, maka tanahnya tertutup dengan jeruju, semua ditumbuhi onak, dan temboknya roboh. Ini menunjukkan bahwa karena ia malas, maka semuanya diambil dari padanya.

Betapa berdosanya seorang pemalas, karena ia tidak takut akan Tuhan, tidak sadar akan betapa besar anugerah yang telah dipercayakan, dan aku sangat ditegur dan hari ini benar-benar malu di hadapan-Nya.

Adalah anugerah yang begitu besar jikalau aku boleh berkuliah, namun aku tidak menggunakan kesempatan dengan baik, sehingga tidak terlalu banyak mata kuliah yang boleh aku kuasai untuk aku gunakan nantinya.

Namun aku bersyukur hari ini boleh ditampar oleh-Nya melalui Firman-Nya. Komitmen yang aku ambil adalah aku harus berubah, harus lebih mempertanggung jawabkan hidupku di hadapan-Nya. Belajar setia dalam perkara-perkara yang kecil, sebelum nantinya Ia mempertanggungjawabkan perkara-perkara yang besar.

Terima kasih Tuhan untuk Firman-Mu pada hari ini.

Wednesday, February 2, 2011

count the blessings (during the thesis)

Puji Tuhan!!!! Akhirnya selesai juga skripsi ini. ^^
Postingan kali ini bertujuan untuk menghitung berkat yang Allah berikan selama aku mengerjakan skripsi.

Ada banyak hal yang patut aku syukuri setiap harinya, namun ada special blessings yang aku terima ketika aku mengerjakan skripsi. Dan aku ingin menuliskannya untuk juga mengingatkanku. :D

Awal skripsi ini dimulai dengan belum mendapatkan perusahaan. Alhasil ya, skripsi ini menjadi telat beberapa minggu untuk start-nya.. :p
Namun akhirnya berkat pimpinan Allah, boleh dapet tempat untuk skripsi. Tempat yang seharusnya tidak menerima skripsi, tetapi akhirnya aku bisa skripsi di sana. Ini special blessing yang pertama. ^^

Selama mencari perusahaan, aku berpikir sendiri dan tidak mendoakan satu hal.. (karena aku tahu ini cukup egois..) Aku berpikir dan pengennya ngerjain skripsi yang bukan data warehouse, bukan data mining, dan kawan2nya.. Aku tidak berniat bermain-main dengan ERD, DFD, normalisasi, dsb... Dan ternyata perusahaan yang akhirnya aku dapatkan ini menawarkan skripsi yang memang bukan bagian hal yang tidak kusukai.. melainkan hal yang baru dan hal yang menarik bagiku.. Dan bagiku ini special blessing yang ke-2. ^^

Alhasil.. yang harus aku dan 1 temanku kerjain adalah mempelajari tentang Oracle GoldenGate. Suatu software yang cukup baru, dan yang dikerjakan adalah migrasi dari MySQL ke Oracle.. Maka.. aku pun mulai mempelajari tentang software itu.. Dan tiba2.. di bulan Oktober pertengahan gitu... tiba2 aku menemukan bahwa software ini, yang versi 10 ini, belum bisa melakukan migrasi dari MySQL ke Oracle.. Sedangkan aku sudah memastikan ke dosen n ke orang kantor klo itu bisa.. Ga teliti sih... :p
Alhasil hari itu stress.. Aku ingat waktu itu hari kamis dan aku lagi di kantor. Walaupun harusnya oracle goldengate versi 11 yang dapat melakukan migrasi dari MySQL ke Oracle ini sudah keluar di bulan oktober itu, namun nyatanya hari itu belum keluar dan tidak ada kejelasan kapan baru di-publish. Siang itu aku mengecek berulang kali software untuk migrasi dari MySQL ke Oracle, namun memang belum keluar.. Kemudian karena tiba2 jadi down dan cape, akhirnya izin pulang cepat.. Setelah sampai kos di sore hari, aku cek lagi berulang kali apakah software tersebut sudah keluar atau belum, dan hasilnya juga masih belum... Saat itu aku sangat hopeless.. Tetapi berdoa.. Jikalau Tuhan berkehendak, maka oracle goldengate untuk source database mysql ini bisa segera muncul.
Malam setelah rapat, aku pulang dan akhirnya dengan penuh pengharapan meminta agar Allah melakukan mukjizat.. bahwa software yang aku perlukan bisa di-publish, dan kemudian aku kembali mengecek... ternyata.. tiba2 software yang tadinya belum ada jadi ada... Wow!! Ini adalah kejutan besar bagiku.. ^^
Dan inilah special blessing yang ke-3 ^^

Ada 1 waktu dimana aku begitu suram. Aku merasa hopeless dan sangat letih. Itu adalah tanggal 23 Desember 2010 yang lalu. Malam sebelumnya aku tertidur dengan tubuh yang sangat lelah dan hari itu harus ke kantor, dan tambahannya lagi aku telat bangun. Akhirnya berpikir bakal telat, bakal ngantri panjang dan hari itu aku tidak yakin bisa melewati hari dengan baik karena keletihan yang masih tersisa. Namun pagi itu Tuhan menghiburku. Sesampainya di busway jelambar, itu adalah waktu yang pas, aku tidak mengantri bahkan langsung masuk ke busway itu. Dan di bus tersebut, tidak seperti biasanya, aku bisa berdiri tanpa didesak-desak. Alhasil aku tidak telat deh sampai kantor. Ketika tiba waktunya pulang, aku sengaja tetap di kantor dulu dan mengerjakan sisa-sisa hal yang belum terselesaikan. Dan ketika melangkah lagi menuju busway, tanpa mengantri, aku langsung mendapatkan busway arah kalideres dan aku dapet tempat untuk duduk. Hari itu di tengah segala keletihanku, Ia mengingatkanku bahwa Ia peduli, Ia mau aku mengerjakan skripsi ini bersama-Nya. Bagiku ini special blessing yang ke-4.

Tanggal 31 Desember 2010 aku mengerjakan skripsi hingga lebih dari jam 12 pagi. Artinya aku tidak memiliki waktu untuk berdiam. Aku tidak tertarik sedikit pun untuk melihat kembang api. Dan hari itu lagi-lagi menjadi hari yang begitu suram bagiku. Tanggal 1 Januari 2011 berlalu dengan begitu saja, walau di hari itu aku sempat mengambil nafas sejenak. Namun tetap saja kesuraman itu tidak terobati. Hingga akhirnya di tanggal 2 Januari, dengan segala alur yang Ia ciptakan untukku pada hari itu, aku menikmati waktu untuk berdiam, waktu untuk tidak lagi menanggung beban sendiri, tetapi bersama-Nya. Aku menuliskan alur hidupku di hari itu di postingan "awal transformasi". Dan inilah special blessing yang ke-5.

Tanggal 4 januari 2011.. Tiba saatnya untuk melakukan demo program dan program ini kaga jalan jalan... Aku tidak tidur di malam sebelumnya, mengerjakan bab 4 di tengah malam dan akhirnya mengerjakan sampai pagi. Sekitar jam 7.30, ada waktu 30 menit untuk aku istirahat sebentar dan membiarkan program yang masih belum jalan itu. Ada 2 pilihan, dengan hati yang dingin membiarkan Allah dipermalukan, atau pilihan ke-2, aku tinggalkan waktu istirahat yang 30 menit itu dan coba lagi cari tahu apa masalah dari program yang tidak jalan itu. Akhirnya Tuhan gerakin aku untuk lakuin pilihan yang ke-2. Alhasil... dengan coba-coba dan iseng-iseng, sekitar jam 8 aku memecahkan masalah yang berhari-hari tidak dapat kuselesaikan. Tentunya sebelum melakukan coba-coba dan iseng-iseng itu aku berdoa dengan agak iseng juga memohon mujizat agar program itu jalan.. Dan ternyata Ia menjawabnya.. Masalah yang sangat kecil, bahkan program itu sebenarnya sudah jalan.. Namun akhirnya di saat-saat terakhir Ia menolongku untuk mengetahui masalahnya. Betapa girangnya hatiku saat itu.. :p
Let me count this as the 6th special blessing during my thesis.

Dengan anugerah-Nya akhirnya aku dan temanku sanggup mengumpulkan skripsi kami. Di hari pengumpulan itu, beberapa hal terjadi dan Tuhan kasi jalan keluarnya. ^^
Akhirnya skripsi tersebut terkumpulkan, dan tadinya aku dan temanku berencana bersantai sejenak malam itu. Eh ternyata, jadwal sidang keluar dan itu adalah 8 hari kemudian. Akhirnya malam itu ditutup dengan kekagetan. Hahahaha...
Dan akhirnya tibalah h-1 sebelum disidang. Malam itu aku bergumul dan berdoa pada-Nya. Kira-kira seperti ini percakapanku dengan-Nya.
"Tuhan, aku tahu segala kelemahan skripsiku dan besok aku akan disidang. Ada 2 pengenalanku akan Engkau. Yang pertama, Engkau tahu skripsi ini masih belum maksimal, maka mungkin besok aku akan dapat C atau bahkan tidak lulus. Maka aku tahu bahwa Engkau ingin mengajariku untuk melakukan yang terbaik dan aku harus siap untuk itu. Namun ada pengenalan yang kedua yang aku juga masih ragu untuk mengimaninya. Engkau terlebih rindu kalau aku memuliakan Engkau, maka besok aku akan tetap melakukan yang terbaik agar Engkau dipermuliakan. Dan Engkau yang akan mengerjakan hal setelahnya. Engkau tahu perjuanganku hingga saat ini, dan Engkau ingin aku memuliakan Engkau, maka aku tahu bahwa Engkau akan memberikan nilai A. Jikalau aku bisa mendapat nilai A, maka aku tahu bahwa Engkau akan lebih dipermuliakan. Dan dengan segala kerendahan hati, saat ini aku memilih untuk beriman akan pengenalan yang kedua. Besok bagianku adalah melakukan yang terbaik, dan Engkaulah yang akan melakukan bagian-Mu."

Akhirnya aku tenang setelah waktu pergumulan itu. Namun ternyata hingga pagi, walau aku tidak tegang dan tidak takut disidang, aku tidak bisa tidur hingga pagi. Alhasil.... aku ngantuk berat di pagi itu. Namun aku tetap berdoa agar Tuhan mampukan aku untuk bisa konsentrasi..
Singkat cerita, hari itu aku disidang oleh 2 dosen yang dianggap gampang oleh orang lain. Namun aku sangat tidak senang akan hal itu (hal menggampangkan dosen). Sambil menunggu waktu sidangku, aku lagi-lagi bergumul dalam hati dengan-Nya.
"Tuhan, ini 2 orang dosen database, tidak ngerti Oracle. Ada 2 kemungkinan lagi.. Dosen ini bakal menganggap skripsiku gampang, atau dosen ini mau mengerti apa yang aku kerjakan dalam skripsi ini. Aku takut karena aku tidak tahu yang mana, namun aku berharap yang ke-2. Selain itu, mampukan aku ya Tuhan, untuk tidak melihat gampang ke-2 dosen tersebut. Namun, tolong aku tetap melakukan yang terbaik."
Maka hari itu aku dikuatkan untuk melakukan yang terbaik yang bisa aku lakukan. Aku menikmati bagaimana Ia memberikanku hikmat ketika harus cut presentasi dari 15 menit ke 10 menit. Dan aku menikmati bagaimana Ia memampukan aku untuk bisa menjawab pertanyaan yang ada. Dan akhirnya aku dan semua teman-temanku diberikan nilai A.
Special blessing yang terakhir bukanlah nilai A... Tetapi sesungguhnya special blessing yang terakhir ini, yang paling aku nikmati di tengah special blessing yang lainnya.. adalah aku diberikan pegenanalan yang lebih akan Dia, tentang Dia. Aku bersyukur untuk hadiah pengenalan ini.. Inilah special blessing yang ke-7.

Sesungguhnya ada lagi special blessing yang lain, namun tidak hanya ketika aku mengerjakan skripsi.. Aku bersyukur untuk orang-orang yang Tuhan boleh berikan.. teman-teman yang mendoakanku, mereka yang membantuku selama skripsi, mereka yang menguatkanku, dan mereka yang menyemangatiku. Mereka ini adalah special blessing yang kunikmati selama aku kuliah. And i really thank God for them...

Inilah special blessings yang bisa aku tuliskan. Special blessings yang aku terima dari-Nya. Banyak yang Ia ajarkan padaku selama skripsi ini, dan kiranya ini menjadi batu peringatan bagiku dan bagi engkau yang sedang membaca. Bahwa Ia pasti menyertai, bagaimanapun kondisinya.

Thank you, Dear Lord...